Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinyal Damai AS-Iran Tak Digubris, Rupiah Tetap Tersungkur

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinyal Damai AS-Iran Tak Digubris, Rupiah Tetap Tersungkur Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo, Melawai, Jakarta.

JAKARTA – Potensi negosiasi damai antara AS dan Iran memang sempat memberi sentimen positif ke pasar, namun dampaknya terhadap penguatan rupiah masih terbatas.

Hal ini karena pasar menilai perkembangan tersebut belum mencapai tahap kepastian, sehingga pelaku pasar cenderung menahan posisi dan tetap bersikap hati-hati.

Di tengah ketidakpastian tersebut, tekanan global seperti volatilitas harga energi, risiko geopolitik yang belum mereda, serta dominasi faktor eksternal masih membayangi pergerakan rupiah.

Selain itu, ekspektasi pasar yang masih “wait and see” membuat aliran modal belum cukup kuat untuk mendorong penguatan signifikan.

Dengan demikian, pelemahan rupiah mencerminkan bahwa sentimen damai masih bersifat sementara dan belum mampu mengimbangi tekanan global yang lebih besar, sehingga stabilitas nilai tukar masih bergantung pada kepastian geopolitik dan respons kebijakan domestik.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Rabu (15/4), melemah 16 poin atau 0,09 persen menjadi Rp17.143 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.127 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan potensi negosiasi damai AS-Iran belum cukup kuat menopang kurs rupiah.

"Tekanan eksternal masih mendominasi, meskipun dolar AS sempat melemah. Optimisme pasar terhadap potensi tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor yang menahan penguatan dolar, namun belum cukup kuat untuk mendorong apresiasi signifikan pada rupiah," ungkapnya di Jakarta.

Melihat sentimen global, pasar memperoleh dorongan positif dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membuka peluang perundingan dengan Iran dalam waktu dekat di Pakistan. Hal ini meningkatkan risik appetite (selera risiko) dan menekan dolar AS, tetapi ketidakpastian masih tinggi karena pelaku pasar cenderung berhati-hati dan tak mau mengambil posisi besar mengingat arah kebijakan dapat berubah cepat.

Laporan Sputnik mengungkapkan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance kemungkinan akan memimpin lagi delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran apabila dilaksanakan nantinya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa putaran berikutnya dari negosiasi antara Washington dan Teheran dapat berlangsung dalam dua hari ke depan di Pakistan.

Sebelumnya, perundingan telah diadakan di Ibu Kota Pakistan, Islamabad, selama akhir pekan lalu untuk mengakhiri secara permanen perang AS-Zionis Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, tetapi kesepakatan belum berhasil dicapai.

Upaya untuk mengadakan putaran pembicaraan berikutnya sedang berlangsung.

Adapun pada sisi domestik, lanjutnya, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakan secara pre-emptive dan terukur melalui intervensi di pasar valas (Non-Deliverable Forward/NDF, Domestic Non-Deliverable Forward/DNDF, dan spot) serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Perampingan BUMN Jalan Teru...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.