Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Optimistis Pengguna Transportasi Umum Jakarta Tetap Naik Meski Tarif Transjabodetabek Disesuaikan

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Optimistis Pengguna Transportasi Umum Jakarta Tetap Naik Meski Tarif Transjabodetabek Disesuaikan Doc: Antara
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo optimistis jumlah pengguna transportasi umum akan terus meningkat meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.

Menurut Pramono, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) justru berpotensi mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum karena biaya penggunaan kendaraan pribadi semakin tinggi.

“Apalagi dengan kenaikan BBM ini, maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar,” kata Pramono di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum melalui penguatan layanan dan konektivitas antarmoda. Saat ini, tingkat konektivitas transportasi publik di Jakarta telah mencapai 93 persen.

Meski tingkat penggunaan transportasi umum masih berada di bawah 30 persen, ia meyakini angka tersebut dapat terus meningkat seiring perbaikan layanan dan berbagai insentif yang diberikan pemerintah.

“Apalagi, 15 golongan kita gratiskan. Sehingga dengan demikian, di Jakarta ini, hal yang berkaitan dengan transportasi umum sudah sangat baik. Pilihannya juga banyak, apakah itu MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, dan sebagainya,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menargetkan jumlah pengguna transportasi umum meningkat 5-10 persen setiap tahun. Peningkatan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan lalu lintas sekaligus menekan tingkat polusi udara di ibu kota.

Selain menggratiskan layanan transportasi umum bagi 15 kelompok masyarakat tertentu, Pemprov DKI juga menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu.

Terkait rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek, Pramono memastikan kebijakan tersebut akan dikaji secara matang agar tidak menurunkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

“Prinsipnya, pasti saya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh agar tidak membuat orang beralih ke kendaraan pribadi kembali,” katanya.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang nyaman bagi masyarakat, termasuk melalui penyediaan layanan transportasi umum yang terjangkau dan berkualitas.

Meski tarif Transjabodetabek nantinya disesuaikan, Pemprov DKI Jakarta tetap berencana menambah armada guna meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pengguna.

“Supaya habit atau perilaku orang naik transportasi umumnya meningkat, dan itu yang akan kami lakukan,” ujar Pramono.

Mengenai subsidi layanan Transjabodetabek, Pramono menegaskan pihaknya tidak ingin memperdebatkan persoalan tersebut dengan pemerintah daerah penyangga. Fokus utama Pemprov DKI, menurut dia, adalah memastikan layanan transportasi antardaerah tetap berjalan dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.