Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingginya Kasus HIV di Karawang Disumbang Perilaku Gay

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingginya Kasus HIV di Karawang Disumbang Perilaku Gay Doc: Antara

Karawang - Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Jabar mengungkap tingginya kasus HIV di daerah tersebut dipicu maraknya hubungan seksual sesama jenis, khususnya pada kelompok lelaki seks lelaki atau gay.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Karawang, Yayuk Sri Rahayu, di Karawang, Kamis menyampaikan selama beberapa tahun terakhir kasus HIV di Karawang cukup tinggi.

Pada  2024 ditemukan 886 kasus baru HIV. Kemudian pada 2025 tercatat 757 kasus. Selanjutnya, hingga April 2026 ditemukan 233 kasus baru HIV di wilayah Karawang.

Ia menyampaikan, kasus baru HIV yang ditemukan selama beberapa tahun terakhir hingga saat ini merupakan hasil laporan dari semua puskesmas dan rumah sakit yang melakukan deteksi dini atau testing.

Dari seluruh temuan kasus baru tersebut, Dinas Kesehatan Karawang mengidentifikasi kelompok lelaki seks lelaki cukup tinggi menyumbang kasus HIV di Karawang.

Hingga April 2026 tercatat ditemukan kasus baru HIV dari kelompok gay atau lelaki seks lelaki.

Sementara pada  2023 terdapat 131 kasus HIV dari kelompok gay, kemudian melonjak menjadi 272 kasus pada 2024. Lalu menurun menjadi 250 kasus pada  2025.

Hubungan seksual sesama jenis, khususnya pada kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki atau gay memang secara konsisten menjadi salah satu penyumbang penularan kasus HIV, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Selain kelompok lelaki seks lelaki, penularan HIV juga ditemukan pada kelompok rentan lain, seperti pasien TBC, penderita diabetes melitus, warga binaan lapas, pekerja seksual, waria, hingga ibu hamil dan anak-anak.

"Dari kategori usia, infeksi HIV di Karawang paling mendominasi pada kelompok usia produktif, yakni rentang usia 25 hingga 49 tahun, disusul peringkat kedua pada rentang usia 20 hingga 24 tahun," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Jelang Kirab HUT RI Ke-81, ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.