Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diterjang Banjir Turis, Sektor Pariwisata Tailan Makin Laris Manis

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 22:17 WIB | Oleh:
Diterjang Banjir Turis, Sektor Pariwisata Tailan Makin Laris Manis Doc: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA

BANGKOK - Tailan menerima 2,35 juta kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2026, mewakili peningkatan sebesar 3,54 persen secara tahunan (year on year/yoy), menurut data resmi yang dirilis pada Kamis (11/6).

Wakil Juru Bicara Pemerintah Tailan Ploytalay Laksameesangchan mengatakan bahwa pendapatan pariwisata dari wisman mencapai 108 miliar baht bulan lalu, naik 12,77 persen dari periode yang sama setahun sebelumnya.

Malaysia, Tiongkok, India, Rusia, dan Singapura menjadi lima pasar sumber wisatawan terbesar bagi Tailan pada bulan tersebut.

Negara Asia Tenggara itu menerima total 14.515.978 wisman dari 1 Januari hingga 7 Juni tahun ini, membawa pendapatan pariwisata kumulatif ke angka 701,36 miliar baht, menurut juru bicara tersebut.

Tiongkok menempati posisi teratas dengan 2.386.714 kedatangan wisatawan, kata Ploytalay, seraya menambahkan bahwa peningkatan moderat dalam jumlah wisman yang datang ke Tailan diperkirakan akan terjadi pekan ini, seiring permintaan perjalanan dari pasar-pasar utama secara bertahap kembali normal.

"Ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah telah mendorong kenaikan signifikan pada tarif penerbangan dan biaya transportasi secara umum, yang mengubah pola perjalanan global.

Semakin banyak wisatawan memilih untuk tidak melakukan perjalanan jarak jauh dan memperketat kontrol atas pengeluaran perjalanan," tutur juru bicara tersebut.

Ploytalay menuturkan bahwa selain mengandalkan pendapatan dari pariwisata internasional, pemerintah Tailan juga meningkatkan upaya untuk merevitalisasi sektor pariwisata domestiknya dengan mendorong perjalanan jarak pendek yang nyaman, sekaligus merombak sektor pariwisata agar sejalan dengan tren global baru yang memprioritaskan keberlanjutan, konservasi energi, dan pengalaman perjalanan berkualitas tinggi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.