Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Larang ASN Keluar Kota saat 'WFA'

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Pemkot Tangerang Larang ASN Keluar Kota saat 'WFA' Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) pergi ke luar kota saat penerapan WFA. Pemkot Tangerang akan menerapkan WFA (work from anywhere) atau bekerja dari mana saja tidak harus ke kantor.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Jatmiko, mengatakan WFA bukan libur. "Kami akan memantau absensi dan mengecek posisinya, tidak boleh ke luar kota," kata dia, Kamis (2/4).

Sementara itu sektor pelayanan publik tetap beroperasi normal dan tidak mengikuti ketentuan WFA ataupun work from home (WFH). Sektor pelayanan publik tersebut antara lain: kesehatan, pendidikan, kependudukan, perhubungan, Satpol PP dan pemadam kebakaran.

Sektor kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit, dipastikan tetap memberi layanan penuh. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mengatur jadwal piket bagi pegawainya dalam menerapkan bekerja dari rumah.

"Siapa saja yang masuk dan siapa saja WFA/WFH itu bisa diatur lewat jadwal piket. Jadi enggak boleh kosong sama sekali apalagi sektor pelayanan publik," ucap dia.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan kebijakan WFH/WFA untuk perkuat sistem kerja yang lebih fleksibel berbasis teknologi. "WFA ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Sachrudin.

Pemkot Tangerang telah memiliki aplikasi berupa sistem kerja pegawai akan optimal meski dilakukan secara jarak jauh seperti "TangerangLIVE". Aplikasi ini untuk memastikan pelayanan tetap prima, yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan layanan publik.

"Untuk itu kami juga terus mengoptimalkan sistem kerja hybrid serta layanan digital. Agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan cepat, mudah, dan transparan,” kata dia.

Menurut Walikota, kebijakan WFH/WFA akan diterapkan secara terukur dan dievaluasi secara berkala guna memastikan efektivitasnya. Laporan kinerja ASN akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri guna dilakukan evaluasi. Ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.