Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulsel Dorong Smart Development, Kolaborasi dengan PIDS-ITB Maksimalkan Data Geospasial

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 17:37 WIB | Oleh:
Sulsel Dorong Smart Development, Kolaborasi dengan PIDS-ITB Maksimalkan Data Geospasial Doc: Antara Foto
Ket. Kantor Gubernur Sulsel.

Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerja sama dengan Pusat Infrastruktur Data Spasial Institut Teknologi Bandung (PIDS-ITB) memperkuat pemanfaatan data geospasial dalam perencanaan pembangunan cerdas.

Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel Irawan Dermayasamin dalam keterangannya di Makassar, Jumat, menyampaikan bahwa pemanfaatan Geo-AI memiliki relevansi tinggi dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, penataan ruang, pengelolaan lingkungan, mitigasi bencana, hingga pengembangan kota cerdas (smart city).

“Pendekatan geospasial sangat diperlukan untuk mendukung pemetaan, analisis keterkaitan penggunaan lahan dengan risiko bencana, serta penyusunan strategi mitigasi yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan wilayah,” katanya pada kegiatan workshop bersama PIDS-ITB.

Ia menjelaskan, berbagai tantangan pembangunan wilayah, seperti meningkatnya risiko banjir, perubahan tutupan lahan, serta berkurangnya daerah resapan air, semakin menegaskan urgensi penggunaan data geospasial yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.

Pemanfaatan ini diharapkan mampu meningkatkan ketepatan penanganan wilayah rawan bencana di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Pusat Infrastruktur Data Spasial ITB Dr. Budhy Soeksmantono menekankan prinsip pemanfaatan data geospasial yang diusung Badan Informasi Geospasial (BIG), yakni “data diambil sekali dan digunakan berkali-kali” sebagai pendekatan efisien dalam pengelolaan data pembangunan.

Saat ini data geospasial skala 1:5.000 telah tersedia di wilayah Sulawesi dan menjadi fondasi penting dalam berbagai kebijakan pembangunan.

Menurutnya, optimalisasi data geospasial bergantung pada empat komponen utama, yakni data, platform, sumber daya manusia, dan regulasi.

“Tanpa keempat hal ini, pemanfaatan data geospasial tidak akan optimal,” tegasnya.

Ia menambahkan, data geospasial memiliki peran luas, mulai dari penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), sektor pertanian dan pertambangan, hingga pengelolaan wilayah perkotaan dan mitigasi bencana.

“Data geospasial menjadi komponen penting yang mungkin tidak terlihat (invisible layer), tetapi berkontribusi besar dalam pengambilan keputusan,” katanya.

Adapun GM of Regional Center SuperMap GIS (Beijing, China), Evelyn Sun menyampaikan bahwa teknologi geospasial berbasis big data dan 3D memberikan manfaat signifikan bagi pemerintah daerah, terutama dalam manajemen bencana dan perencanaan kota.

Workshop ini sangat produktif. Peserta mempelajari berbagai teknologi untuk manajemen kebencanaan, termasuk referensi dari China, Malaysia, dan Jepang,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Olahraga
Tim Basket 3x3 Putra Kalah ...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.