Mencari Makna dari Undakan Sawah
📅 Jumat, 10 Apr 2026, 06:55 WIB | Oleh: Haryo BronoBagi pengunjung yang datang dengan rasa ingin tahu, interaksi dengan warga menjadi pengalaman tersendiri. Percakapan sederhana di tepi sawah sering kali membuka pemahaman baru bahwa setiap undakan bukan hanya hasil kerja fisik, tetapi juga keputusan kolektif yang dijaga bersama. Air, di sini, bukan sekadar elemen alam. Ia adalah sistem yang diatur dengan presisi, diwariskan dari generasi ke generasi.
Tidak semua aktivitas di Cisalada membutuhkan gerak. Ada kalanya, pengalaman terbaik justru datang saat berhenti. Duduk di tepi sawah, membuka bekal sederhana, dan membiarkan angin pegunungan lewat tanpa tergesa.
Di sela-sela itu, suara kecil menjadi lebih jelas gemericik air, gesekan daun, atau percakapan jauh petani. Tidak ada musik, tidak ada distraksi digital. Hanya ruang yang cukup untuk benar-benar hadir.
Sebagian pengunjung memilih menikmati makanan lokal yang dijual warga. Nasi liwet hangat, gorengan, atau secangkir kopi sederhana terasa berbeda ketika disantap di tengah lanskap yang jujur. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!