Warga Terganggu, Pemkot Malang Turunkan Billboard Promosi Film Horor di Jembatan Kayutangan
📅 Senin, 06 Apr 2026, 21:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
MALANG - Pemerintah Kota Malang pada Minggu (5/4) melakukan penertiban terhadap dua billboard promosi film horor 'Aku Harus Mati' karena dianggap meresahkan warga dan melanggar aturan pemasangan reklame di JPO.
Penurunan dilakukan di dua lokasi, yaitu JPO Kayutangan, Jalan Basuki Rahmat dan JPO Masjid Sabilillah, Jalan Jendral Ahmad Yani setelah banyak laporan masyarakat yang menilai isi reklame meresahkan dan mengganggu kenyamanan publik.
Pencopotan yang oleh aparat Satpol PP tersebut dilakukan karena lokasi pemasangan reklame melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022 tentang penyelenggaraan reklame (pasal 18 ayat 2 huruf s yaitu penyelenggara reklame dilarang memasang atau mendirikan reklame pada JPO).
Pemkot Malang juga menilai materi kalimat pada baliho film yang terpasang di kawasan ikonik Kayutangan itu mengganggu kenyamanan warga yang melintas.
Selanjutnya, Satpol PP Kota Malang akan memanggil pihak pemasang serta berkoordinasi dengan Bapenda dan Disnaker-PMPTSP untuk memeriksa izin dan pajak reklame tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!