Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Timnas Bidik Gelar Perdana FIFA Asean Cup

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 06:57 WIB | Oleh:
Timnas Bidik Gelar Perdana FIFA Asean Cup Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan instruksi kepada anak latihnya saat melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA – Usai gagal di Piala AFF 2026, timnas Indonesia mendapat panggung besar untuk membuktikan kekuatan sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Tak hanya menjadi tuan rumah, Timnas Indonesia dituntut tampil maksimal di FIFA Asean Cup 2026, turnamen baru garapan FIFA yang mempertemukan negara-negara Asean dalam format kompetisi resmi.

FIFA Asean Cup 2026 dijadwalkan berlangsung 23 September hingga 3 Oktober 2026. Indonesia dan Hong Kong dipercaya menjadi tuan rumah dua divisi yang dipertandingkan. Khusus Divisi 1, seluruh pertandingan akan digelar di Indonesia dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, menjadi venue utama.

Ajang perdana ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk bangkit setelah kegagalan di AFF 2026. Dengan status sebagai tuan rumah, Indonesia tentu tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Skuad terbaik diproyeksikan tampil, termasuk Jay Idzes serta dua penjaga gawang berkualitas, Maarten Paes dan Emil Audero.

FIFA telah menggelar undian fase grup FIFA Asean Cup 2026 akhir Juli lalu. Kompetisi dibagi dalam dua kasta, yakni FIFA Asean Cup Premier Division sebagai divisi utama dan FIFA Asean Cup Challenge Division sebagai divisi kedua.

Indonesia berada di Grup A Premier Division bersama India, Malaysia, dan Singapura. Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Seluruh pertandingan Premier Division dimainkan di Indonesia. Masing-masing tim akan menjalani tiga pertandingan dalam format setengah kompetisi. FIFA telah menetapkan tiga matchday untuk fase grup sebelum juara Grup A dan juara Grup B bertemu di partai final guna memperebutkan gelar juara perdana.

Sementara itu, Challenge Division digelar di Hong Kong. Enam tim dibagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B berisi Kamboja, Laos, dan Timor-Leste.

Berbeda dengan divisi utama, setiap peserta Challenge Division hanya memainkan dua pertandingan fase grup. Pada setiap matchday, satu tim di masing-masing grup mendapat giliran istirahat.

Selain mengejar trofi, FIFA Asean Cup juga bisa menjadi bagian penting dari persiapan Indonesia menghadapi agenda internasional berikutnya. Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi sebelumnya menyebut akan ada laga uji coba melawan negara yang tampil di Piala Dunia 2026.

“Akan ada FIFA Matchday yang nanti akan diumumkan oleh Ketua Umum, negara mana, dan mudah-mudahan negara yang peringkatnya lebih tinggi, bahkan negara yang ikut di Piala Dunia,” ujar Yunus. Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi mengenai calon lawan Timnas Indonesia. Mengacu kalender FIFA, peluang terbesar laga tersebut berlangsung pada bulan November. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.