Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buka Puluhan Ribu Lowongan Luar Negeri, Program SMK Go Global 2026 Siap Diserbu Pendaftar!

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Buka Puluhan Ribu Lowongan Luar Negeri, Program SMK Go Global 2026 Siap Diserbu Pendaftar! Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pelindungan Pekerja Migran I
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (kiri) dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani (kanan).

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) merilis rincian kebutuhan tenaga kerja dan negara tujuan dalam program SMK Go Global 2026, Selasa (11/8).

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, bahwa program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang terhubung langsung dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Para peserta dapat mendaftar di sektor jasa pelayanan (hospitality) untuk penempatan di Turki, Malaysia, Maladewa, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga kawasan Eropa Timur.

Sektor tersebut membutuhkan 14.140 pekerja dengan kompetensi sebagai terapis spa, housekeeping, petugas kebersihan, pramusaji, barista, dan juru masak.

Sementara itu, sektor kesehatan membuka pendaftaran untuk 12.780 orang sebagai pengasuh, perawat, perawat lansia, dan petugas panti jompo, dengan tujuan penempatan antara lain Jepang, Belanda, Singapura, Taiwan, dan Jerman.

Kesempatan kerja juga terbuka bagi 6.400 orang di sektor manufaktur dengan kompetensi dalam bidang pengelasan, percetakan, dan operasi produksi di Korea Selatan, Qatar, dan Taiwan.

Sektor selanjutnya yang dapat dipilih oleh para peserta adalah agrikultur dengan kuota 4.300 orang untuk bidang perkebunan sawit, peternakan, budidaya perikanan, kehutanan, dan pertanian di Malaysia, Taiwan, dan Jepang.

Para pendaftar yang memiliki kompetensi berbahasa Inggris, Jepang, Jerman, Mandarin, dan Korea dapat memilih sektor pelatihan bahasa yang membuka lowongan bagi 1.700 orang.

Sedangkan sektor konstruksi tercatat membutuhkan 400 orang sebagai pekerja konstruksi; sektor pelayaran dan kelautan sebanyak 220 orang sebagai nelayan dan anak buah kapal niaga; serta sektor transportasi sebanyak 60 orang sebagai sopir, juru mudi bus, dan pengemudi truk.

Mukhtarudin menyatakan, pemetaan opsi bidang kerja tersebut disusun berdasarkan kebutuhan aktual di lapangan agar peserta yang mengikuti pelatihan memiliki kompetensi yang relevan dengan permintaan tenaga kerja di negara tujuan.

Ia juga berharap penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang lebih terarah melalui program SMK Go Global tersebut dapat menekan jumlah tenaga kerja yang berangkat ke luar negeri melalui jalur tidak resmi.

“Dengan peningkatan kapasitas sejak tahap persiapan, pemerintah berharap semakin banyak calon Pekerja Migran yang dapat bekerja melalui prosedur yang resmi, memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarganya,” ucapnya.

Pendaftaran Program SMK Go Global 2026 dibuka pada 12-16 Agustus. Peserta dapat mendaftar melalui tautan https://linktr.ee/smkgoglobal atau dengan memindai barcode pada unggahan akun Instagram resmi KP2MI @kemenp2mi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Lewat Produk Kopi, Pemprov ...
Ekonomi
Neraca dagang RI surplus 3,...

Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Baku Tembak Dua Badan Intel...

Panen raya durian Cengal Bogor

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Panen raya durian Cengal Bogor
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.