Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PSG Andalkan Penguasaan Bola Hadapi Serangan Balik Villa

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 06:47 WIB | Oleh:
PSG Andalkan Penguasaan Bola Hadapi Serangan Balik Villa Doc: JAIME REINA / AFP
Ket. Pelatih Paris Saint-Germain asal Spanyol, Luis Enrique (kanan), berbicara dengan bek Paris Saint-Germain asal Prancis, Dimitri Lucea (nomor punggung 54), saat pertandingan sepak bola persahabatan perebutan trofi Ciutat de Palma antara Mallorca RCD dan Paris Saint-Germain FC di Stadion Son Moix, Mallorca, Palma de Mallorca, pada 8 Agustus 2026.

SALZBURG – Paris Saint-Germain dan Aston Villa datang ke Stadion Salzburg, Austria dengan modal berbeda, tetapi membawa target yang sama: mengawali musim dengan trofi. PSG ingin menegaskan dominasinya sebagai penguasa Eropa, sedangkan Villa berambisi membuktikan bahwa keberhasilan menjuarai Liga Eropa bukan puncak perjalanan mereka. Piala Super UEFA, Kamis (13/8) dini hari WIB, akan menjadi benturan antara penguasaan bola dan permainan transisi, antara kedalaman skuad PSG dan disiplin taktik Aston Villa.

PSG lebih layak ditempatkan sebagai favorit. Juara Liga Champions musim lalu itu memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar, kualitas individu yang lebih merata, serta pola permainan yang sudah sangat dikenal di bawah Luis Enrique. Mereka juga datang sebagai juara bertahan Piala Super setelah menundukkan Tottenham melalui adu penalti tahun lalu.

Namun, kondisi awal musim membuat keunggulan tersebut tidak otomatis berubah menjadi kemenangan. PSG belum mencapai kebugaran terbaik. Dalam uji coba pramusim, mereka kalah 0-3 dari Mallorca dan bermain 1-1 melawan Manchester United. Sejumlah pemain baru kembali dari masa istirahat sehingga koordinasi dan intensitas permainan belum sepenuhnya berada pada level pertengahan musim.

Di sinilah strategi Enrique menjadi menarik. PSG kemungkinan akan berusaha mengambil kendali sejak awal melalui penguasaan bola, sirkulasi cepat dan tekanan tinggi setelah kehilangan bola. Dengan pemain seperti Vitinha, Joao Neves, Fabian Ruiz dan Ousmane Dembele, mereka memiliki kemampuan untuk memindahkan permainan dari satu sisi ke sisi lain sekaligus membuka ruang di belakang garis pertahanan Villa.

Enrique tidak sekadar menginginkan penguasaan bola untuk mengontrol pertandingan. Filosofinya menuntut PSG terus menciptakan situasi satu lawan satu dan menyerang ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan. Ketika lawan bertahan terlalu dalam, kualitas individu pemain depan PSG dapat menjadi pembeda.

“Yang terpenting adalah kami tetap menjadi diri sendiri. Kami ingin mengontrol pertandingan dengan bola, tetapi juga harus mampu beradaptasi terhadap apa yang dilakukan lawan,” demikian garis besar pendekatan Enrique dalam berbagai penjelasannya mengenai gaya bermain PSG. UEFA sebelumnya mencatat keyakinannya bahwa tim asal kota Paris tersebut memiliki identitas permainan yang kuat dan tidak perlu mengubah karakter hanya karena menghadapi lawan besar.

Villa justru memiliki strategi yang berpotensi merepotkan PSG. Emery kemungkinan tidak akan memaksakan permainan terbuka sejak menit pertama. Menghadapi tim yang mampu menghukum kesalahan sekecil apa pun, Villa dapat memilih blok pertahanan yang lebih kompak, menutup jalur umpan ke lini tengah PSG, kemudian menyerang cepat ketika bola berhasil direbut.

Strategi itu pernah membuat Villa sangat kompetitif dalam pertemuan kedua tim di Liga Champions musim lalu. PSG memang akhirnya lolos dengan agregat 5-4, tetapi Villa menunjukkan bahwa mereka mampu mengganggu permainan lawan dan menciptakan masalah melalui transisi cepat. Pengalaman tersebut menjadi modal psikologis penting bagi Emery.

Kekuatan Villa lainnya adalah fleksibilitas. Mereka tidak selalu bergantung pada satu pola serangan. Watkins dapat menjadi titik awal serangan langsung, sementara pemain dari lini kedua bisa masuk ke ruang kosong. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Paris Saint-Germain 4-3-3

Safonov

Boly, Marquinhos, Pacho, Mendes

Mayulu, Vitinha, Neves

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...
Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.