Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Avtur RI Lebih Kompetitif di Asia Tenggara, Bahlil Akui Ada Kenaikan Harga

📅 Senin, 06 Apr 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Avtur RI Lebih Kompetitif di Asia Tenggara, Bahlil Akui Ada Kenaikan Harga Doc: Antara
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/4).

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan harga avtur, yang dijual PT Pertamina (Persero), masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, kita masih jauh lebih kompetitif," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (6/4).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta per 1 April 2026 berada di angka Rp23.551 per liter.

Sementara itu, harga avtur di Thailand berada di angka Rp29.518 per liter dan di Filipina senilai Rp25.326 per liter.

Bahlil menjelaskan kenaikan harga avtur disebabkan oleh harga minyak dunia yang melonjak sebagai akibat dari gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Harga avtur, lanjut dia, mengikuti harga pasar dunia.

Produk avtur Indonesia juga melayani pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

"Harga avtur memang ini kan adalah harga pasar dan otomatis karena ini juga melayani pengisian avtur global, pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk, maka mekanisme yang terjadi adalah mekanisme pasar," kata Bahlil.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol menyampaikan krisis bahan bakar avtur dan diesel akibat konflik Timur Tengah melanda Asia dan diperkirakan mencapai Eropa pada April atau menjelang Mei 2026.

Ia mencatat minyak yang hilang pada April akan dua kali lebih besar dibanding Maret.

Oleh karena itu, katanya, situasi ini akan menyebabkan inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi di banyak wilayah, terutama di negara-negara berkembang dan negara-negara yang sedang berkembang yang mengalami keterbatasan devisa.

Pada saat yang sama, CEO grup maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, Carsten Spohr memperingatkan ancaman kelangkaan bahan bakar jet, terutama di luar Eropa, akibat gangguan pasokan yang disebabkan konflik di Timur Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
AS Amankan Kendali Penuh Mi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.