Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tenun Sumba Berpotensi Besar Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Daerah

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 12:30 WIB | Oleh:
Tenun Sumba Berpotensi Besar Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Daerah Doc: Dok. Istimewa


JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menerima audiensi Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (21/8).

Pertemuan tersebut membahas potensi besar ekonomi kreatif di Kabupaten Sumba Barat Daya yang ditopang oleh kekayaan budaya, mulai dari tenun ikat, kerajinan, kuliner tradisional, seni pertunjukan, hingga destinasi wisata.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ekraf menyoroti besarnya potensi ekonomi tenun Indonesia, termasuk tenun khas Kabupaten Sumba Barat Daya. Menurutnya, setiap produk tenun perlu didukung dengan storytelling yang kuat agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi di pasar.

"Karena tenun kita itu bagus. Sebenarnya tenun Sumba Barat Daya khasnya apa sih? Terus terang sekarang orang melihat tenun itu Sumba, NTT, NTB dijadikan satu gitu. Ini semuanya sama," ujar Wamen Ekraf.

Lebih lanjut, Wamen Ekraf menegaskan bahwa penguatan nilai tambah melalui storytelling, peningkatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan daya saing tenun Sumba Barat Daya, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para penenun.

Dengan demikian, pelestarian warisan budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat, sehingga ekonomi kreatif menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.

Kementerian Ekraf juga terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengenalkan tenun Indonesia ke dunia. Salah satunya melalui pameran MASA yang digelar di Singapura. 

"Kalau misalnya kita jual di tempat lebih modern, kita bisa memperlihatkan bahwa di tempat-tempat yang modern saja yang tradisi ini masih masuk sebagai sesuatu yang keren, berbeda. Jadi, orang bisa mengapresiasinya lebih tingg," jelas Wamen Ekraf. 

Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla mengatakan, Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki budaya, kreativitas masyarakat dan potensi ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berdaya saing.

Namun potensi itu perlu adanya penguatan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM), pengembangan produk, akses pasar serta kolaborasi berkelanjutan.

"Kami tidak hanya mengajukan dukungan, tetapi juga menawarkan komitmen untuk bekerja bersama dengan kekayaan budaya yang dimiliki Sumba Barat Daya dan dukungan Kementerian Ekraf kami optimistis ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia," jelasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Daerah
CFD Jadi Mesin Penggerak Ek...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...

Kapal Pesiar Swasta Dipakai Kemhan Gratis, Begini Faktanya

38 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...
Daerah
Korban Gempa M7,7 NTT Capai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
Myanmar akan Pulangkan 300.000 Pengungsi Rohingya ke Rakhine Setelah Kondisi Keamanan Membaik

Myanmar akan Pulangkan 300.000 Pengungsi Rohingya ke Rakhine Setelah Kondisi Keamanan Membaik

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.