Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lebaran Bekasi Jadi Benteng Budaya Lokal di Tengah Masyarakat Multikultur

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebaran Bekasi Jadi Benteng Budaya Lokal di Tengah Masyarakat Multikultur Doc: Antara
Ket. Antusias warga mengikuti kegiatan Lebaran Bekasi edisi ke-8 di Saung Jajaka, Kampung Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/4).

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjadikan momentum penyelenggaraan kegiatan Lebaran Bekasi sebagai ajang menjaga sekaligus melestarikan kearifan budaya lokal agar terus eksis di tengah keragaman kultur masyarakat daerah itu.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri Lebaran Bekasi edisi kedelapan di Saung Jajaka, Kampung Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Sabtu (4/4), menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui ajang tersebut.

"Kabupaten Bekasi ini multikultur, dari total jumlah penduduk mencapai 3,4 juta jiwa, ada pula yang berasal dari mancanegara. Populasi itu juga mencakup warga dari 48 negara yang juga tinggal di wilayah kita. Tapi budaya kita tidak boleh hilang. Lebaran Bekasi ini adalah kultur yang harus dijaga dan dilestarikan," katanya di lokasi.

Menurut dia tradisi seperti "nyorok" atau silaturahim kepada orang tua merupakan nilai penting yang harus diwariskan secara turun-temurun agar tidak tergerus perkembangan zaman. Begitu pula dengan kesenian lokal, bahasa maupun kearifan lokal lainnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana menetapkan anggaran rutin untuk kegiatan Lebaran Bekasi agar dapat terus dilaksanakan pada setiap tahun.

"Ke depan akan kita anggarkan secara rutin karena ini bagian dari kebudayaan yang harus kita pertahankan agar tidak hilang," ujarnya.

Ketua panitia sekaligus inisiator Lebaran Bekasi, Damin Sada menjelaskan kegiatan ini telah berjalan selama delapan tahun dan lahir dari keprihatinan terhadap mulai pudarnya budaya lokal.

"Ini berawal dari keprihatinan supaya adat dan budaya Bekasi tidak hilang. Lebaran Bekasi menjadi ajang silaturahim, baik antarkeluarga, tetangga maupun masyarakat luas," katanya.

Ia menyebut tradisi silaturahim secara langsung memiliki nilai yang tidak akan pernah tergantikan di tengah perkembangan zaman maupun teknologi saat ini.

"Kalau budaya sampai hilang, lalu apa identitas kita sebagai orang Bekasi. Karena itu harus terus kita gaungkan agar tetap hidup," ucapnya.

Damin turut menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran kegiatan Lebaran Bekasi secara rutin, sebab dukungan tersebut sangat penting bagi keberlangsungan pelestarian budaya.

"Kalau dari dulu memang harapan kami ada dukungan anggaran. Tapi yang penting kegiatan ini bisa terus berjalan dan semakin baik ke depan," katanya.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

"Kita harus bersatu, jangan sampai terpecah. Dengan silaturahmi seperti ini, hubungan antara masyarakat dan pemimpin bisa semakin erat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.