Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Pungli Wisatawan di Danau Toba yang Viral Sudah Ditangkap

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Pelaku Pungli Wisatawan di Danau Toba yang Viral Sudah Ditangkap Doc: Freepik

JAKARTA - Video dugaan pungutan liar terhadap wisatawan lokal di kawasan Danau Toba kembali menjadi perbincangan publik media. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria mengancam wisatawan dan meminta sejumlah uang saat berada berfoto.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Bukit Anduhur, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Dalam video beredar, pelaku mengklaim lokasi yang didatangi wisatawan merupakan lahan milik keluarganya sendiri.

"Kasih aja," ujar wisatawan lokal lalu meninggalkan lokasi wisata. Di narasi video disebutkan aksi pungli terjadi di kawasan Bukit Anduhur, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir pada 17 Mei 2026.

Video yang diunggah akun media sosial memperlihatkan pelaku berbaju merah terlibat adu mulut dengan wisatawan. Pelaku juga terlihat membawa batu sambil mengancam akan merusak kendaraan apabila permintaannya tidak dipenuhi.

Karena merasa terancam, wisatawan akhirnya memberikan uang sebesar Rp20.000 kepada pelaku di lokasi tersebut. Setelah memberikan uang, wisatawan tersebut langsung pergi.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, membenarkan peristiwa tersebut merupakan kejadian yang sudah lama. Menurutnya, pelaku berinisial BS telah diamankan polisi ketika video tersebut pertama kali menjadi perhatian publik.

"Intinya lokasi itu baru dikenal masyarakat. Lalu didatangi wisatawan untuk melihat pemandangan yang tersedia di sana," ujar dia.

Ia menjelaskan pelaku merupakan warga sekitar yang menyediakan fasilitas parkir dan kamar mandi bagi pengunjung. Namun, permintaan uang kepada wisatawan kemudian memicu perselisihan hingga akhirnya direkam dan tersebar luas.

Setelah diamankan petugas, pelaku telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukannya kepada korban. Polisi juga memberikan pembinaan karena korban tidak membuat laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

"Sudah lama itu kejadiannya (sebulan lalu). Kita langsung bergerak cepat pelaku sudah diamankan," ujar dia.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pelaku usaha wisata menjaga kenyamanan pengunjung selama berwisata di daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga citra pariwisata Danau Toba sebagai destinasi unggulan nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.