Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Tuban Diguyur Pasar Murah

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 11:38 WIB | Oleh:
Warga Tuban Diguyur Pasar Murah Doc: ist
Ket. kebutuhan pangan

TUBAN – Untuk menstabilkan harga pangan, maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Lapangan Cemara, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Selain itu, ini juga untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok.

“Pasar murah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Selain membantu menjaga daya beli, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam pengendalian inflasi melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.

Kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.

Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat membeli beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per pak, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.

"Pasar murah merupakan salah satu instrumen strategis untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok,” tuturnya. Khofifah menjelaskan keberhasilan pasar murah memerlukan sinergi pemerintah daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan agar distribusi pangan tetap lancar dan harga stabil.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperluas pelaksanaan pasar murah di berbagai daerah sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya, stabilitas harga tetap terjaga, inflasi terkendali dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas harga, pasar murah juga menjadi ruang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pasar bagi produk lokal. "Menggerakkan ekonomi kerakyatan, memperluas akses pasar bagi produk lokal, serta memastikan manfaat kegiatan ini dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Menkum Sebut Indonesia Tida...
Daerah
Gakkum Kehutanan Tangkap Pe...
Advertisement
Investor Masih Berbondong-bondong Antre Masuk KEK Kendal dan Batang, Ada Apa?

Investor Masih Berbondong-bondong Antre Masuk KEK Kendal dan Batang, Ada Apa?

30 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.