Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tempe Akan Jadi Andalan Ekspor ke Amerika Serikat

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Tempe Akan Jadi Andalan Ekspor ke Amerika Serikat Doc: ist
Ket. bakal diekspor

JAKARTA – Pelaku industri tempe boleh bersiap-siap alih status jadi eksportir karena tempa bakal jadi andalan ekspor ke Amerika. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan Washington D.C menyebut produk pangan olahan Indonesia, termasuk tempe membukukan potensi transaksi sebesar 8,3 juta dolar AS atau sekitar Rp150,7 miliar dalam pameran Summer Fancy Food Show (SFFS) di New York, Amerika Serikat.

Atase Perdagangan (Atdag) RI Washington D.C. Ranitya Kusumadewi mengatakan pameran tersebut telah membuka peluang bagi tempe menjadi salah satu produk Indonesia yang berpotensi menembus pasar AS.

"Kami terus mengawal berbagai tindak lanjut dari penjajakan bisnis (business matching) yang terjadi selama pameran agar potensi transaksi dapat terealisasi menjadi kontrak ekspor. Selain potensi transaksi, kami melihat minat buyer terhadap tempe sangat tinggi seiring berkembangnya tren pangan nabati di Amerika Serikat," ujar Ranitya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ranitya menyampaikan bahwa dari serangkaian pertemuan bisnis dengan calon pembeli, tempe dinilai sebagai salah satu produk Indonesia yang memiliki prospek paling besar untuk dikembangkan di pasar AS.

Hal ini didorong oleh meningkatnya tren konsumsi pangan nabati (plant-based food), makanan fermentasi, dan gaya hidup sehat (healthy lifestyle) yang meningkatkan permintaan terhadap produk berbahan nabati. Kondisi tersebut membuka peluang bagi tempe untuk menjadi salah satu produk unggulan (champion product) Indonesia di pasar AS.

"Tingginya minat buyer perlu diimbangi dengan kesiapan pelaku usaha dalam menjaga kapasitas produksi, konsistensi pasokan, pemenuhan standar mutu, serta penguatan kemasan dan strategi pemasaran. Dengan demikian, peluang bisnis yang tercipta dapat berlanjut menjadi ekspor yang berkelanjutan," jelas Ranitya.

Dalam ajang ini, Paviliun Indonesia menampilkan enam pelaku usaha dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk yang ditampilkan meliputi kopi, kakao dan produk cokelat, makanan ringan, serta mi instan.

Turut ditampilkan makanan sehat seperti tempe, makanan berbahan dasar kelapa, bumbu dan rempah, madu, gula aren, serta aneka pangan olahan.

AS merupakan pasar ekspor pangan terbesar kedua bagi Indonesia setelah China. Pada 2025, nilai ekspor produk pangan Indonesia ke AS tercatat sebesar 5,97 miliar dolar AS, naik 14,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,23 miliar dolar AS.

Nilai tersebut berkontribusi sekitar 10,1 persen terhadap total ekspor pangan Indonesia ke pasar dunia yang mencapai 59,04 miliar dolar AS pada 2025.

Dalam lima tahun terakhir, nilai ekspor pangan Indonesia ke AS tercatat berfluktuasi, yakni sebesar 5,62 miliar dolar AS pada 2021, 6,03 miliar dolar AS (2022), 4,96 miliar dolar AS (2023), 5,23 miliar dolar AS (2024), dan 5,97 miliar dolar AS (2025). Pada periode Januari-Mei 2026, total perdagangan Indonesia dengan AS tercatat sebesar 18,44 miliar dolar AS.

Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia mencapai 12,73 miliar dolar AS, sedangkan impor sebesar 5,71 miliar dolar AS, sehingga Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar 7,02 miliar dolar AS.

Sepanjang 2025, total perdagangan kedua negara mencapai 43,80 miliar dolar AS, dengan nilai ekspor Indonesia sebesar 30,96 miliar dolar AS dan impor sebesar 12,85 miliar dolar AS. Pada tahun tersebut, Indonesia juga mencatatkan surplus perdagangan sebesar 18,11 miliar dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jakarta akan Tinggalkan Pra...

Jadwal Bakal Lumayan Padat, PSS Sleman Atur Strategi

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jadwal Bakal Lumayan Padat,...

John Herdman Akan Debut Saat Melawan Timor Leste

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
John Herdman Akan Debut Saa...

AFC Ternyata Hanya Dianggap Anak Bawang oleh FIFA

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
AFC Ternyata Hanya Dianggap...
Olahraga
Eropa Akan Ucapkan Selamat ...

Kasihan Rakyat Diperas Bupati untuk THR

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasihan Rakyat Diperas Bupa...

Warga Tuban Diguyur Pasar Murah

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Tuban Diguyur Pasar M...

Tempe Akan Jadi Andalan Ekspor ke Amerika Serikat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Tempe Akan Jadi Andalan Eks...

Anggaran Pendidikan Tak Lagi Digerogoti

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Anggaran Pendidikan Tak Lag...
Megapolitan
Miris! 13.833 Anak di Jakar...
Megapolitan
Kawasan Aglomerasi dan Jaka...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pesawat Baru, PT Dirgantara Indonesia Kirim NC212i Perkuat Alutsista TNI AU

Pesawat Baru, PT Dirgantara Indonesia Kirim NC212i Perkuat Alutsista TNI AU

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.