Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komite Olimpiade Indonesia Gandeng PSF Perkuat Masa Depan Student-Athlete

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komite Olimpiade Indonesia Gandeng PSF Perkuat Masa Depan Student-Athlete Doc: IST
Ket. Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menjalin kemitraan strategis dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) untuk memperluas akses pendidikan internasional berkualitas bagi student-athlete Indonesia. 

JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menjalin kemitraan strategis dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) untuk memperluas akses pendidikan internasional berkualitas bagi student-athlete Indonesia. 

Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen NOC Indonesia bersama Komisi Atlet, Komisi Culture and Education, serta Komisi Revenue and Commercial Partnership dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang tidak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga pendidikan dan pengembangan karakter.

Salah satu wujud dari kemitraan, NOC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation menandatangani nota kesepahaman (MoU) disertai penyerahan beasiswa secara simbolis yang diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi student-athlete Indonesia yang mampu berprestasi di panggung olahraga dan akademik dunia, sehingga siap menghadapi tantangan global baik selama maupun pasca berkarier sebagai atlet.

Melalui kerja sama ini PSF menghadirkan berbagai dukungan pendidikan internasional bagi atlet dalam jaringan NOC Indonesia melalui Sampoerna Academy dan Sampoerna University, seperti program persiapan IELTS untuk pendidikan tinggi internasional, English for Academic Purposes (EAP), General Education Development (GED), Individual Learning Plan, pendampingan akademik, hingga peluang beasiswa.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa pembinaan atlet masa kini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik saat masih aktif bertanding maupun setelah karier olahraga berakhir.

"Atlet Indonesia harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, baik sebagai juara di arena olahraga maupun sebagai individu yang siap menghadapi masa depan. Pendidikan adalah fondasi penting untuk membentuk atlet yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing secara global. Kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan atlet Indonesia," ujar Okto, sapaan akrabnya.

Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, mengatakan kemitraan ini menjadi wujud komitmen PSF dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang semakin mudah diakses oleh para atlet Indonesia.

"Kami ingin memastikan para student-athlete memperoleh kesempatan belajar yang diakui secara global tanpa harus mengorbankan perjalanan mereka sebagai atlet. Melalui pendampingan akademik, pengembangan kapasitas, hingga peluang beasiswa, kami berharap mereka dapat berkembang secara utuh dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” kata Elan.

Olympian Indonesia sekaligus Direktur Tim Indonesia Richard Sam Bera, yang pernah menempuh pendidikan melalui jalur NCAA di Arizona State University, menilai pendidikan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier seorang atlet.

"Saya merasakan langsung bagaimana sistem pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan. Pengalaman sebagai student-athlete membentuk cara berpikir, kedisiplinan, serta membuka banyak peluang setelah tidak lagi menjadi atlet. Saya berharap semakin banyak atlet Indonesia mendapat kesempatan yang sama,” ungkap Richard yang merupakan Olympian renang.

Sementara itu, Olympian sekaligus Komite Eksekutif NOC Indonesia, Krisna Bayu, yang kini juga mendampingi putrinya sebagai atlet, menilai kolaborasi ini menjawab kebutuhan nyata yang dihadapi banyak keluarga atlet.

"Sebagai orang tua, kami ingin anak-anak bisa mengejar mimpi sebagai atlet tanpa harus mengorbankan pendidikannya. Program seperti ini memberikan rasa tenang bagi keluarga karena atlet memiliki kepastian bahwa masa depan akademiknya tetap terjaga seiring perjalanan menuju prestasi,” ujar Bayu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.