Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AFC Ternyata Hanya Dianggap Anak Bawang oleh FIFA

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 12:02 WIB | Oleh:
AFC Ternyata Hanya Dianggap Anak Bawang oleh FIFA Doc: ist
Ket. tak dianggap apa-apa

JAKARTA – FIFA ternyata hanya menganggap Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai anak bawang, alias tidak dianggap apa-apa. Itu terbukti, AFC sama sekali tak diajak bicara soal rencana FIFA menjual saham. AFAC menyatakan kekecewaan karena tidak diberi kesempatan untuk mendiskusikan proposal baru FIFA terkait pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) yang memuat rencana penjualan saham turnamen Piala Dunia kepada swasta.

"AFC tidak dimintai pendapat mengenai proposal (FFE) tersebut dan kecewa bahwa masalah sepenting ini menjadi perhatian publik sebelum keluarga AFC diberi kesempatan untuk memeriksa dan mendiskusikannya melalui saluran tata kelola yang tepat dan telah ditetapkan," demikian pernyataan AFC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

AFC menyatakan bahwa mengeksplorasi pendekatan inovatif yang dapat memperkuat masa depan sepak bola global sangat penting.

Namun, inisiatif (pembentukan FFE) dengan skala dan konsekuensi sebesar itu harus didasarkan pada prinsip-prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan konsultasi yang bermakna.

Menurut AFC, keputusan yang dapat membentuk kembali masa depan komersial dan keuangan permainan ini memerlukan keterlibatan komprehensif dengan konfederasi, asosiasi anggota, dan pemangku kepentingan lainnya sebelum proposal apa pun diajukan kepada badan pengambil keputusan yang sesuai.

AFC sangat yakin bahwa semua pemangku kepentingan harus mendapatkan informasi yang cukup dan waktu yang memadai untuk menilai proposal secara menyeluruh, termasuk implikasi tata kelola, hukum, komersial, dan strategisnya.

Proses seperti itu sangat penting untuk memastikan bahwa setiap keputusan mencerminkan kepentingan kolektif komunitas sepak bola global dan memperkuat kepercayaan pada kerangka kerja tata kelola FIFA.

AFC menambahkan bahwa sebagai salah satu dari enam konfederasi sepak bola dunia, AFC tetap berkomitmen pada pertumbuhan sepak bola dunia yang berkelanjutan.

Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut rencana pembentukan anak perusahaan swasta untuk menjual saham Piala Dunia bukanlah sebuah kewajiban.

"FFE sejatinya adalah sebuah proposal, sebuah tawaran. Itu merupakan bagian dari proses demokratis, sebuah proses konsultasi, dan yang terpenting, itu adalah sebuah peluang, bukan kewajiban," kata Infantino.

Menurutnya, rencana pembentukan anak perusahaan swasta untuk mengelola hak komersial kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, adalah peluang emas untuk mempercepat pengembangan sepak bola di seluruh dunia.

Namun, Infantino kembali menegaskan proposal itu hanyalah sebuah tawaran, bukan kewajiban bagi asosiasi anggota FIFA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Bentuk TP2D A...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.