IHSG Dihantam Paket Lengkap dari MSCI hingga Konflik Global, Koreksi Sepanjang 2026 Capai 18,74 Persen
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 20:20 WIB | Oleh: Muchamad IsmailPada saat sama, kehati-hatian investor meningkat menjelang rilis data cadangan devisa Maret 2026, setelah posisi Februari 2026 turun ke level terendah dalam tiga bulan.
Nico mengatakan harga minyak mentah global yang tinggi, serta risiko geopolitik terus menimbulkan potensi kenaikan inflasi, meskipun secara tahunan angka inflasi turun menjadi 3,48 persen pada Maret 2026, dan kembali masuk dalam target Bank Indonesia (BI).
Di sisi lain, BI telah memperkenalkan sejumlah langkah baru untuk menekan spekulasi, menegaskan prioritasnya dalam menjaga stabilitas nilai tukar
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor menguat yaitu sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 0,59 persen.
Sedangkan sepuluh sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 4,96 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 3,93 persen dan 2,73 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ALKA, MSIN, BEER, YPAS dan ASPR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NSSS, DATA, FWCT, ATAP dan TALF.
Sebaiknya Anda baca juga:
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.014.275 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,54 miliar lembar saham senilai Rp16,47 triliun. Sebanyak 475 saham naik, 209 saham menurun, dan 135 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 1.290,68 poin atau 2,40 persen ke 52.449,00, indeks Shanghai melemah 29,27 atau 0,74 persen ke 3.919,29, indeks Hang Seng melemah 177,50 poin atau 0,70 persen ke posisi 25.116,53, dan indeks Straits Times menguat 28,33 poin atau 0,57 persen ke posisi 4.947,50.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!