Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Minta Truk Ditambah untuk Kurangi Sampah di TPS Rawadas

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Minta Truk Ditambah untuk Kurangi Sampah di TPS Rawadas Doc: ANTARA
Ket. Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, memenuhi akses jalan, Selasa (31/3/2026). 

JAKARTA – Warga di sekitar Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, meminta pemerintah agar menambah jumlah truk pengangkut sampah.

"Kami berharapnya minimal ada dua truk pengangkut, supaya sampah bisa langsung dibawa semua dan tidak ada yang menumpuk lama," kata petugas sampah lingkungan setempat Manap di TPS Rawadas, Jakarta Timur, Selasa (31/3).

Permintaan tersebut muncul menyusul kondisi sampah yang terus menumpuk hingga mencapai ketinggian sekitar dua hingga empat meter.

Penumpukan sampah itu terjadi sejak menjelang Lebaran, dan hingga kini belum tertangani secara maksimal.

Warga mengeluhkan bau tak sedap serta kondisi lingkungan yang menjadi kurang nyaman akibat sampah yang menggunung itu.

Manap mengatakan keluhan warga terus berdatangan setiap hari. Dia juga menyebutkan keterbatasan armada pengangkut menjadi kendala utama dalam proses pembersihan tumpukan sampah itu.

"Warga pada komplain karena sampah numpuk. Kita juga tidak bisa berbuat banyak karena mobilnya terbatas," ujar Manap.

Menurut dia, volume sampah di TPS Rawadas saat ini setara dengan tiga truk. Namun, baru satu truk yang datang untuk melakukan pengangkutan, sehingga masih banyak sampah yang tertinggal. 

"Baru satu yang diangkut, sisanya masih nunggu. Kita juga kurang tahu kapan datang lagi dari dinas," papar Manap.

Lebih lanjut, dia menegaskan satu armada truk tidak cukup untuk mengangkut seluruh sampah yang ada, terlebih saat volume sampah meningkat seperti sekarang.

Oleh karena itu, warga berharap ada penambahan armada sehingga pengangkutan bisa dilakukan lebih cepat dan merata.

"Harus ditambah armada. Kalau tidak, menumpuk terus, kasihan warga, merasa gak nyaman," tegas Manap.

Selain mengganggu kenyamanan, tumpukan sampah yang dibiarkan terlalu lama juga dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar.

Manap pun berharap permintaan penambahan truk itu dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah sehingga penanganan sampah di TPS Rawadas lebih optimal dan tidak terus menimbulkan keluhan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.