Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perjuangan Upaya Penyelamatan Dua Kapal Nelayan Diterjang Gelombang di Parangtritis

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 12:59 WIB | Oleh:
Perjuangan Upaya Penyelamatan Dua Kapal Nelayan Diterjang Gelombang di Parangtritis Doc: ist
Ket. waspada gelombang tinggi

BANTUL – Pantai selatan memang sulit diprediksi dari tenang bisa tiba-tiba bergelombang tinggi. Gelombang tinggi Parangtritis menghantam dua kapal nelayan. Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pantai Parangtritis dan Depok Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan evakuasi terhadap dua perahu nelayan yang terbalik setelah dihantam gelombang laut di perairan Pantai Depok.

Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro Pantai Parangtritis dan Depok Arief Nugraha di Bantul, Rabu, mengatakan telah mendapat laporan adanya dua perahu nelayan terbalik di Pantai Depok setelah dihantam gelombang laut pada Rabu (25/3), sekitar pukul 06.04 dan 06.50 WIB. "Petugas piket Satgas Linmas Jogo Segoro dan Satlinmas Rescue Istimewa yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi perahu dan nelayan," katanya.

Dia menjelaskan proses evakuasi perahu nelayan dari kejadian perahu terbalik yang pertama dilakukan dengan cara ditarik petugas bersama nelayan menggunakan tali tambang. Selanjutnya, proses evakuasi perahu nelayan dalam kejadian kedua, petugas langsung melakukan penyelamatan dengan berenang menggunakan pelampung dan papan selancar. "Masing-masing perahu yang terbalik itu terdapat dua nelayan," katanya.

Dia mencatat dua nelayan dari perahu pertama, yaitu Anggoroyulianto (42), berasal dari Parangtritis, Kabupaten Bantul dan Marijan (47), berasal dari Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kedua nelayan sempat ikut terombang-ambing di laut setelah perahu yang mereka kemudikan terbalik.

Perahu kedua dikemudikan dua nelayan, yakni Warisman (54) dan Mafuri (58), yang merupakan warga Cilacap Jawa Tengah. Kedua nelayan tersebut juga sempat terombang-ambing di laut setelah perahu terbalik. "Empat nelayan tersebut sudah berhasil diselamatkan. Proses evakuasi nelayan dilakukan dengan berenang menggunakan pelampung dan papan selancar," katanya.

Dia mengatakan ketinggian gelombang laut pantai selatan saat ini masih dalam situasi normal, namun kondisi arusnya cukup kencang sehingga nelayan harus waspada. "Kalau ketinggian gelombang laut pantai selatan saat ini berkisar antara satu sampai tiga meter," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.