Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Anggota DPR: Penerapan PJJ Perlu Dilakukan Selektif, Infrastruktur Digital di Daerah Masih Banyak Ketimpangan

1 Rabu, 25 Mar 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Anggota DPR: Penerapan PJJ Perlu Dilakukan Selektif, Infrastruktur Digital di Daerah Masih Banyak Ketimpangan Anggota DPR: Penerapan PJJ Perlu Dilakukan Selektif, Infrastruktur Digital di Daerah Masih Banyak Ketimpangan Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu.
Ket. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran daring perlu dilakukan secara selektif guna menjaga kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurut Lalu, dikutip di Jakarta, Rabu (25/3), saat ini masih terdapat ketimpangan infrastruktur digital di berbagai daerah yang berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan jika kebijakan PJJ diterapkan secara luas.

“Karena itu, penerapan PJJ sebaiknya dilakukan secara selektif, bukan secara nasional, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing daerah,” ujar dia.

Meskipun begitu, Lalu mengapresiasi langkah pemerintah yang berupaya melakukan penghematan energi melalui rencana penerapan PJJ. Ia mengingatkan kebijakan tersebut tidak boleh mengorbankan mutu pembelajaran peserta didik.

"Kami berharap upaya penghematan energi tetap dapat dilakukan tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran di Indonesia," kata dia.

Berikutnya, ia menyoroti pentingnya dukungan yang memadai dari pemerintah, termasuk penyediaan akses internet, subsidi kuota, perangkat pembelajaran, serta pelatihan bagi para guru agar pembelajaran tetap berjalan optimal.

Selain itu, Lalu juga mendorong adanya evaluasi berkala terhadap kebijakan pembelajaran jarak jauh. Menurut dia, evaluasi bernilai penting untuk dilakukan agar kebijakan PJJ dapat ditinjau ulang atau bahkan dihentikan apabila terbukti berdampak negatif terhadap mutu pendidikan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno pada pekan lalu menyatakan pemerintah tengah menyusun strategi penghematan energi di sektor publik sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Penyesuaian metode pembelajaran daring dan luar jaringan (luring) sesuai karakteristik mata pelajaran menjadi salah satu strategi utama penghematan energi lintas instansi yang disepakati pemerintah.

Pratikno, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3), menjelaskan untuk menjaga kualitas pendidikan, kegiatan pembelajaran yang bersifat pratikum tetap diarahkan berlangsung secara tatap muka. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Tir Tot
Tir Tot
25 Mar 2026, 19:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.