Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Bantul Imbau untuk Waspadai Potensi KLB dan Wabah Lainnya saat Lebaran

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Dinkes Bantul Imbau untuk Waspadai Potensi KLB dan Wabah Lainnya saat Lebaran Doc: antara foto9
Ket. Dinkes Bantul, DIY.

BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di daerahnya mewaspadai potensi kejadian luar biasa (KLB) dan wabah lainnya selama momentum Lebaran 2026.
"Kewaspadaan terhadap potensi kejadian luar biasa (KLB) dan wabah lainnya juga sudah kita sampaikan ke semua puskesmas untuk selalu bersiaga menghadapi adanya kasus-kasus yang mungkin terjadi saat Lebaran," kata Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara, di Bantul, Jumat (20/3).
Menurut dia, setiap puskesmas dan rumah sakit agar melaporkan potensi KLB melalui sistem kewaspadaan dini dan respons (SKDR), kejadian keracunan makanan dan penyakit potensial KLB berkoordinasi dengan surveilans Dinas Kesehatan.
"Kasus-kasus entah itu penyakit yang tiba-tiba muncul atau kasus-kasus keracunan makanan yang mungkin terjadi pada saat Lebaran karena mungkin banyak acara syawalan dan makan bersama perlu diantisipasi, sehingga teman-teman kita siagakan untuk mengantisipasi hal-hal tersebut," katanya.
Dia mengatakan, seluruh RS, puskesmas, dan klinik agar meningkatkan kewaspadaan malaria melalui pemantauan wilayah setempat dan skrining malaria kepada masyarakat dengan riwayat bepergian atau pulang dari daerah endemis melalui pemeriksaan RDT (rapid diagnostik test) atau tes diagnostik cepat.
"Seluruh puskesmas, rumah sakit, dan klinik juga melakukan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, seperti campak, rubella, pertusis, difteri, dan inspeksi saluran pernapasan atas (ISPA)," katanya.
Selain dari sisi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), kata dia, terkait pelayanan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) juga disiagakqn, sehingga harapannya nanti masyarakat atau yang membutuhkan pelayanan, jaminan pembiayaannya bisa ditanggung.​​​​​​​
"Jadi harapannya tidak ada masyarakat yang harus menunggu lama untuk mendapatkan kepastian terkait dengan jaminannya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Lama Tutup, Begitu Buka Lan...
Daerah
Dua Daerah yang Mengalami I...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Menanti Arah The Fed - 1 September 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.