Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mau Mudik, Tinggalkan Motor Listrik? Perhatikan Langkah-langkah Berikut agar Aman

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 13:07 WIB | Oleh:
Mau Mudik, Tinggalkan Motor Listrik? Perhatikan Langkah-langkah Berikut agar Aman Doc: ist
Ket. mengamankan motor saat mudik

JAKARTA – Sekarang makin banyak program mudik gratis. Ini juga untuk menekan mudik naik motor. Jadi, motor harus ditinggal di ruma. Agar aman untuk motor listrik yang ditinggal mudik perlu perhatikan langkah-langkah berikut.

Bagi pengguna motor listrik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap aman serta dalam kondisi optimal saat kembali digunakan setelah liburan.

“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” ujar Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, melalui rilis pers, Rabu.

Berikut beberapa kiat yang dapat dilakukan sebelum meninggalkan motor listrik selama mudik Lebaran sebagaimana yang dibagikan Polytron:

1. Tidak perlu matikan MCB jika tidak pergi lebih dari sebulan

Mematikan saklar Mini Circuit Breaker (MCB) umumnya dilakukan ketika motor listrik ditinggalkan dalam waktu yang sangat lama. Namun, jika perjalanan mudik hanya berlangsung sekitar 1–2 minggu, pengguna tidak perlu mematikannya.

Dengan sistem tetap aktif, pengguna masih dapat memantau dan melacak posisi terakhir kendaraan melalui sinyal GPS pada aplikasi, sehingga memudahkan pengecekan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

Adapun secara sederhana, MCB berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik antara baterai dengan perangkat kelistrikan lain di motor seperti dinamo motor listrik. MCB pada motor listrik juga berfungsi sebagai pemutus arus kalau terjadi arus pendek atau korslet.

2. Gunakan standar tengah

Pastikan motor diparkir menggunakan standar tengah agar posisi kendaraan lebih stabil dan aman selama ditinggalkan. Jika posisi motor stabil dan tegak, ini akan mengurangi risiko motor terjatuh akibat dorongan angin, tersenggol orang, atau pergeseran tanah.

Selain itu, penggunaan standar tengah juga membantu mengurangi tekanan pada salah satu sisi ban dan suspensi yang dapat terjadi jika hanya menggunakan standar samping dalam waktu lama.

Dengan posisi yang lebih seimbang, komponen motor seperti ban, rangka, dan suspensi dapat lebih terjaga sehingga motor listrik tetap dalam kondisi baik ketika akan digunakan kembali setelah mudik.

3. Isi daya sekitar 50 persen dari kapasitas

Sebelum meninggalkan motor dalam waktu beberapa hari hingga minggu, disarankan untuk mengisi daya baterai sekitar separuh dari kapasitasnya. Perusahaan motor listrik tersebut menjelaskan, kondisi ini akan membantu menjaga kesehatan baterai selama kendaraan tidak digunakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.