Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tips Mudik Aman dan Nyaman dengan Motor Listrik dari Pakar Otomotif

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tips Mudik Aman dan Nyaman dengan Motor Listrik dari Pakar Otomotif Doc: ANTARA
Ket. Pemudik sepeda motor melintas menuju dermaga kapal di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Minggu (15/3/2026).

JAKARTA - Masyarakat yang hendak menjajal sepeda motor listrik untuk mudik disarankan melakukan persiapan lebih matang, sebagaimana diingatkan oleh Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu.

Menurutnya, perencanaan rute, manajemen daya baterai, hingga kondisi fisik pengendara menjadi kunci yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

"Jika kita ingin mencoba mengendarai sepeda motor listrik untuk mudik, ini jelas bakal menghadirkan tantangan tersendiri, persiapan yang matang sebelum berangkat tentu menjadi kunci untuk perjalanan yang nyaman minim kendala," kata dia ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Menurutnya, hal paling penting saat hendak mudik dengan motor listrik adalah memahami jenis sistem baterai yang digunakan.

Untuk motor listrik dengan sistem tukar baterai atau battery swap, pemudik wajib mengetahui lokasi stasiun penukaran baterai di sepanjang rute. Jika titik penukaran tidak jelas dari titik awal hingga tujuan, penggunaan motor jenis ini sebaiknya dihindari karena berpotensi menyulitkan di perjalanan.

Sementara itu, untuk motor listrik dengan sistem pengisian daya, perencanaan waktu charging menjadi hal krusial. Pengendara juga perlu menghitung jarak tempuh riil, yang umumnya menurut Yannes, 20–30 persen lebih pendek dari klaim pabrikan. Demi keamanan, disarankan membawa charger portable serta adaptor yang sesuai.

Selain itu, gaya berkendara turut memengaruhi efisiensi baterai.

"Demi efisiensi baterai, hindari berkendara dengan throttle penuh terus-menerus, karena dapat memicu limp mode akibat overheat," jelas Yannes.

Penggunaan throttle secara penuh terus-menerus dapat memicu overheat atau panas yang berlebih hingga menyebabkan motor masuk ke mode perlindungan (limp mode). Kondisi ini bertujuan melindungi komponen penting seperti baterai dan controller dari kerusakan.

Ketika mode ini aktif, tenaga dan kecepatan motor akan dibatasi, respons throttle melambat, sehingga motor terasa lebih lemah. Jika terjadi, pengendara sebaiknya menepi dan membiarkan motor mendingin sebelum melanjutkan perjalanan.

Pengendara juga dianjurkan memanfaatkan fitur regenerative braking, jika tersedia, untuk membantu memperpanjang jarak tempuh baterai.

Lebih lanjut, Yannes juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi jalan, terutama saat hujan.

Meski sebagian motor listrik telah memiliki standar ketahanan air, pengendara tetap disarankan menghindari genangan tinggi yang berisiko merusak komponen penting seperti controller atau konektor baterai.

"Penting juga kita mewaspadai kondisi basah, meski motor memiliki rating tahan air IP67, dengan menghindari menerabas genangan tinggi yang bisa merendam controller atau konektor baterai sepeda motor kita," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Solu Su
Solu Su
25 Mar 2026, 18:00 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

17 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.