Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi dan Dinsos DKI Telusuri Identitas Orang Tua Bayi yang Dibuang di Kebayoran Baru

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 11:00 WIB | Oleh:
Polisi dan Dinsos DKI Telusuri Identitas Orang Tua Bayi yang Dibuang di Kebayoran Baru Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial memastikan penanganan terhadap bayi laki-laki yang ditemukan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilakukan dengan cepat sesuai prosedur perlindungan anak. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di depan SD Tarakanita I, Kebayoran Baru, pada Rabu (4/3) dini hari.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial memastikan penanganan terhadap bayi laki-laki yang ditemukan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilakukan dengan cepat sesuai prosedur perlindungan anak. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di depan SD Tarakanita I, Kebayoran Baru, pada Rabu (4/3) dini hari.

Saat ditemukan, bayi berada di dalam tas kertas berwarna biru dan dibalut kain bermotif bunga. Berdasarkan pemeriksaan awal tenaga medis, kondisi bayi dilaporkan sehat dan diperkirakan belum genap berusia satu minggu.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang guru bernama Maryono (44) yang tiba di sekolah sekitar pukul 04.00 WIB. Ketika hendak memasuki area sekolah, ia melihat dua tas kertas yang mencurigakan di dekat taman tidak jauh dari pintu gerbang sekolah.

Maryono kemudian memanggil petugas keamanan untuk memeriksa tas tersebut. Setelah dibuka, salah satu tas ternyata berisi seorang bayi laki-laki yang terbungkus kain bermotif bunga.

Bayi tersebut segera dibawa ke Puskesmas Kebayoran Baru untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal. Dari fasilitas kesehatan tersebut, laporan kemudian diteruskan kepada pihak terkait untuk memastikan penanganan lanjutan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Iqbal Akbarudin mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari fasilitas kesehatan setempat. Petugas lapangan segera dikerahkan untuk memastikan kondisi bayi dan proses rujukan medis berjalan dengan baik.

"Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan yang bertugas di Posko CSW langsung menindaklanjuti laporan dari Puskesmas Kebayoran Baru. Bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Kebayoran Baru untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut," ujar Iqbal di Jakarta, Jumat (6/3).

Iqbal menegaskan Dinas Sosial akan memastikan bayi tersebut memperoleh perlindungan serta perawatan yang layak sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah, kata dia, berkewajiban hadir untuk menjamin keselamatan anak yang membutuhkan pertolongan.

"Yang paling penting saat ini adalah memastikan kondisi bayi sehat dan mendapatkan perlindungan yang baik. Pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak yang membutuhkan pertolongan memperoleh penanganan yang cepat, aman, dan manusiawi," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penelantaran bayi tersebut agar segera melapor kepada pihak berwenang. Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu proses penanganan secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum serta perlindungan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
G7 Kurangi Ketergantungan P...

Utang RI Naik, Risiko Fiskal Disorot

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Utang RI Naik, Risiko Fiska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.