Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antrean BBM Terjadi di Sumut, Bobby Nasution Minta Warga Tak Panic Buying

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antrean BBM Terjadi di Sumut, Bobby Nasution Minta Warga Tak Panic Buying Doc: Antara
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menghadiri buka puasa bersama keluarga besar DPD Gerindra Sumut di Medan, Sabtu (7/3).

Medan - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengimbau para kepala daerah di Sumut untuk mengedukasi masyarakat agar tidak mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Gubernur Bobby memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumut aman sehingga mereka tidak perlu membeli secara berlebihan akibat konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

"Saya harap kepala daerah terus edukasi masyarakat. Kalau saya perhatikan setelah saya mengunjungi beberapa kabupaten/kota, 'panic buying' (aksi borong) cuma di kota-kota saja," kata dia setelah buka puasa bersama keluarga besar DPD Gerindra Sumut di Medan, Sabtu (7/3).

Ia mengatakan beberapa hari terakhir terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU berbagai daerah di Sumatera Utara.

Akibat antrean tersebut, kata dia, beberapa SPBU di kabupaten/kota di Sumut kehabisan stok lebih cepat dari biasanya.

Pihaknya mengibaratkan ketersediaan stok BBM secara nasional seperti tangki mobil yang akan kembali diisi sebelum benar-benar habis.

"Jadi tidak perlu panik. Selama ini, kita tidak pernah kehabisan BBM walau tempat penyimpanan BBM kita hanya 25 hari. Karena sebelum habis sudah diisi," kata dia.

PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali di tengah kebutuhan Ramadhan dan Lebaran 2026, serta dinamika geopolitik global.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan ketersediaan BBM berada pada kisaran sekitar 21 hari.

"21 hari ini merupakan stok/pasokan operasional secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional guna menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia," kata dia di Jakarta, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan pasokan operasional itu adalah BBM yang disimpan dan sudah memenuhi kapasitas penimbunan BBM secara nasional yang disalurkan kepada masyarakat.

Jumlah pasokan tersebut bersifat dinamis dan terus diperbarui atau dipenuhi kembali sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi masyarakat.

"Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional," katanya.

Stok BBM ini terus dilakukan penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor direncanakan secara rutin dan berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.