Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Sejak Dini

3 Kamis, 07 Mei 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Sejak Dini Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Sejak Dini Doc: Antara
Ket. Dokter Yovi Kurniawati, Sp. J.P, Subs. K.Ped.P.J.B (K) menyampaikan penjelasan tentang penyakit jantung bawaan dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (7/5).

Jakarta - Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Yovi Kurniawati menyampaikan bahwa penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung dan atau fungsi sirkulasi jantung yang sudah ada sejak lahir.

Dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (7/5), dr. Yovi Kurniawati, Sp. J.P, Subs. K.Ped.P.J.B (K) menyampaikan bahwa penyebab penyakit jantung bawaan dalam beberapa kasus belum dapat diketahui.

Namun, ia mengatakan bahwa ada kasus penyakit jantung bawaan yang dikaitkan dengan sindroma lain, infeksi pada ibu saat hamil, serta paparan asap rokok dan alkohol pada ibu.

Menurut dokter lulusan Universitas Indonesia itu, tanda penyakit jantung bawaan antara lain dapat dilihat dari cara anak menyusu.

Anak yang menyusu terputus-putus karena sesak nafas ada kemungkinan menderita penyakit jantung bawaan. Kondisi yang demikian bisa membuat berat badan anak susah naik.

Tanda yang lain, menurut dr. Yovi bisa berupa batuk-panas berulang, frekuensi napas kencang, detak jantung kencang, bengkak pada bagian kaki atau perut, sembab di sekitar mata, serta bibir, bagian dalam mulut, dan ujung kuku kebiruan.

Dokter Yovi menyampaikan bahwa penyakit jantung bawaan dapat dideteksi dengan metode yang mencakup pengecekan riwayat pasien, pemeriksaan fisik, rekam jantung, foto polos dada, serta pemeriksaan USG jantung dan pemeriksaan laboratorium.

Dokter dalam sesi wawancara ketika konsultasi biasanya juga akan menggali informasi tentang gejala yang paling sering muncul pada pasien, tanda biru atau bengkak pada bagian tubuh, serta riwayat keluarga, riwayat kehamilan, dan pertumbuhan anak.

Menurut dr. Yovi, dokter mungkin juga akan melakukan pemeriksaan fisik, pulse oxymetry, EKG, ekokardiografi, kateterisasi, CT scan, dan MRI.

"Pada penatalaksanaannya bisa saja kita lakukan medikamentosa atau pemberian obat-obatan, namun perlu pengamatan lebih lanjut. Bisa juga kateterisasi, intervensi/non bedah, hingga operasi," katanya.

Dokter Yovi menyebutkan bahwa tindakan kateterisasi salah satunya bisa dilakukan dengan Zero Fluoroscopy Procedure tanpa radiasi menggunakan bantuan echocardiography (TTE/TEE).

"Tindakan ini dilakukan karena paparan radiasi terhadap pasien dan dokter atau operator yang berulang akan memberikan efek buruk terhadap kesehatan, jadi sebisa mungkin perlu dihindari," katanya.

Dokter Yovi menyampaikan bahwa kalau dibiarkan penyakit jantung bawaan dapat berujung pada gagal jantung, infeksi jantung, gangguan irama jantung, hipertensi paru, dan kematian prematur.

Pemeriksaan untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan perlu dilakukan pada bayi agar bisa segera mendapat penanganan.

Menurut dr. Yovi, pemeriksaan oksimetri pada bayi saat ini sudah menjadi prosedur operasi standar yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam skrining awal untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan

"Jadi bayi baru lahir diperiksa oksimetrinya atas sama bawah. Kaki sama tangan...," katanya merujuk pada pemeriksaan untuk mengukur tingkat saturasi oksigen dalam darah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.