Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur NTB Khawatirkan Warganya yang Ada di Timur Tengah

📅 Senin, 02 Mar 2026, 07:18 WIB | Oleh:
Gubernur NTB Khawatirkan Warganya yang Ada di Timur Tengah Doc: antara foto
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal

MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menghubungi sejumlah Duta Besar Republik Indonesia di negara-negara Teluk dan Iran untuk memastikan warganya aman di tengah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tersebut.

"Sebagai kepala daerah, saya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan warga NTB yang berada di luar negeri tetap dalam perlindungan negara," ujarnya melalui keterangan di Mataram, Senin (2/3).

Iqbal menjelaskan pihaknya berkoordinasi langsung dengan perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Iran, Arab Saudi, Oman, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Kuwait.

Langkah itu merupakan bagian dari tanggung jawab moral kepala daerah untuk memastikan warganya tetap dalam perlindungan negara, meskipun berada di luar wilayah Indonesia.

Dalam pembicaraan itu, seluruh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memastikan bahwa warga negara Indonesia yang terdata berada dalam pemantauan intensif melalui jaringan masyarakat Indonesia di masing-masing negara.

Para duta besar juga menyampaikan bahwa rencana kontingensi telah diaktifkan sebagai langkah antisipatif apabila terjadi peningkatan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah NTB secara khusus menitipkan warga NTB kepada para duta besar di negara Timur Tengah agar mendapatkan perhatian dan perlindungan maksimal.

"Saya menitipkan secara khusus warga NTB kepada para duta besar. Keselamatan mereka adalah prioritas," kata Iqbal.

Ia mengimbau masyarakat NTB yang memiliki anggota keluarga di kawasan Timur Tengah untuk memastikan data keberadaan mereka tercatat di KBRI atau KJRI setempat, serta tetap mengikuti arahan resmi perwakilan Pemerintah Indonesia.

Pemerintah NTB menegaskan untuk selalu berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan KBRI maupun KJRI di luar negeri guna memantau perkembangan situasi serta memastikan perlindungan warga asal NTB berjalan optimal.

"Kami terus memantau dan berkoordinasi secara rutin. Pemerintah daerah tidak boleh abai terhadap situasi global yang berpotensi berdampak pada warga kami,” kata Iqbal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.