Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BGN Gandeng Kemkomdigi Perangi Hoaks Program MBG

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
BGN Gandeng Kemkomdigi Perangi Hoaks Program MBG Doc: BGN
Ket. Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati (tengah) dalam kunjungannya ke Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (27/2/2026) untuk sinergi bersama Kemkomdigi dalam memerangi hoaks tentang Program MBG.

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) guna menangkal hoaks dan disinformasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, menyatakan penguatan narasi berbasis data dan fakta menjadi prioritas BGN di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, program strategis nasional seperti MBG harus dikawal dengan komunikasi yang transparan dan responsif.

"Program MBG menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga informasi yang beredar harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami bersinergi dengan Kemkomdigi untuk memastikan ruang digital tetap sehat dari hoaks dan disinformasi," ujar Hida pada kunjungannya di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (27/2).

Hida mengemukakan, kerja sama dengan Kemkomdigi tidak hanya fokus pada klarifikasi isu, tetapi juga membangun sistem deteksi dini terhadap potensi penyebaran informasi keliru di berbagai platform digital. Pendekatan tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi, monitoring media, serta peningkatan literasi digital publik.

Selain itu, BGN juga menekankan pentingnya transparansi dan akses pengaduan resmi sebagai bagian dari strategi komunikasi terpadu. Melalui kanal resmi yang tersedia, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi yang benar sekaligus menyampaikan laporan secara langsung apabila menemukan dugaan penyimpangan di lapangan.

"Negara harus hadir tidak hanya dalam pelaksanaan program, tetapi juga dalam menjaga kredibilitas informasi. Sinergi ini menjadi langkah konkret agar masyarakat tidak terpengaruh narasi yang menyesatkan," paparnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Media Massa, Molly Prabawaty, menekankan pentingnya pengawasan publik berbasis data dan kolaborasi lintas lembaga untuk memerangi hoaks tentang MBG.

"Kolaborasi BGN dengan Kemkomdigi menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan berbasis data dapat mencegah penyebaran hoaks sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program nasional seperti MBG," ujar Molly.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.