Himbauan bagi Wisatawan: Jepang Makin Perketat Penggunaan Power Bank di Pesawat
📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 17:56 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
TOKYO - Kementerian Transportasi Jepang pada Jumat (27/2) mengusulkan aturan lebih ketat yang membatasi setiap penumpang pesawat hanya boleh membawa maksimal dua power bank dan melarang penggunaannya dalam penerbangan.
Rencana itu dibuat menyusul terjadinya sejumlah insiden yang melibatkan pengisi daya portabel itu di pesawat.
Menurut usulan tersebut, penumpang diizinkan membawa hingga dua baterai portabel berkapasitas maksimal 160 Wh, termasuk baterai cadangan kamera. Namun, untuk baterai di bawah 100 Wh, penumpang tetap diperbolehkan membawa lebih dari dua.
Kapasitas 100 Wh setara dengan sekitar 27.027 mAh, ukuran yang biasanya tercantum pada label power bank berbaterai Lithium-ion.
Selain dilarang menggunakan power bank saat terbang, penumpang juga tidak diperbolehkan mengisi ulang daya perangkat itu melalui stopkontak yang tersedia di kursi pesawat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) diperkirakan akan mengadopsi regulasi serupa bulan depan, sedangkan Jepang berencana merevisi aturannya pada pertengahan April setelah masa uji publik berakhir pada 30 Maret.
Kebakaran yang terjadi pada Januari 2025 di pesawat Air Busan diduga kuat dipicu oleh power bank yang rusak atau cacat produksi. Ant/Kyodo
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!