Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembus 106 Ribu Orang! Wilayah Daop 7 Madiun Diserbu Penumpang, Stasiun Ini Jadi Puncaknya

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 03:11 WIB | Oleh:
Tembus 106 Ribu Orang! Wilayah Daop 7 Madiun Diserbu Penumpang, Stasiun Ini Jadi Puncaknya Doc: ANTARA/ HO-PT KAI Daop 7 Madiun
Ket. Penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun.

KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat sebanyak 106.110 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayahnya sepanjang periode libur sekolah pada 19 hingga 30 Juni 2026, Rabu (1/7).

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengemukakan sejak awal masa libur sekolah pada 19 Juni hingga 30 Juni 2026, secara kumulatif tercatat ada 106.110 penumpang yang datang atau tiba di stasiun wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. Puncak kedatangan saat libur sekolah itu terjadi pada 28 Juni yang mencapai 10.532 penumpang dalam satu hari. Pada periode yang sama, 19-30 Juni 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 7 mencapai 104.317 orang.

"Puncak keberangkatan sejauh ini juga terjadi pada Minggu (28/6), yakni sebanyak 10.284 penumpang, meningkat dibandingkan akhir pekan sebelumnya pada 21 Juni 2026, yang mencapai 10.068 penumpang," katanya dalam keterangannya, di Kediri, Rabu.

Ia mengatakan tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah turut didukung program diskon transportasi yang berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 46.899 tiket telah dipesan masyarakat untuk perjalanan menggunakan kereta api dengan keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun maupun kereta yang melintasi wilayah tersebut.

KAI memperkirakan angka penjualan tiket masih akan bertambah seiring masih berlangsungnya masa libur sekolah hingga berakhirnya program diskon pada 5 Juli 2026.

Pihaknya juga mengimbau calon penumpang yang akan menggunakan layanan di stasiun agar datang lebih awal, sebab terdapat stasiun yang saat ini dilakukan penataan dan revitalisasi fasilitas stasiun.

Penataan tersebut meliputi perluasan area parkir, rekayasa alur keluar masuk kendaraan, penyesuaian sementara akses boarding dan ruang tunggu, serta penataan area komersial dan fasilitas penunjang lainnya.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses penataan ini berlangsung. Kami mengimbau kepada seluruh penumpang agar dapat mengalokasikan waktu yang cukup dan datang lebih awal ke stasiun, minimal 30 menit sebelum jam keberangkatan, untuk menghindari keterlambatan," ujar Tohari.

KAI juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan petunjuk arah sementara yang telah dipasang di area stasiun dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran serta keselamatan selama proses penataan berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.