Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Angka Kesuburan Singapura Turun ke Rekor Terendah 0,87 Saat Negara Itu Menghadapi 'Tantangan Eksistensial'

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 09:35 WIB | Oleh:

Penataan Ulang Pola Orang Tua

Untuk mengubah lintasan angka kelahiran total, masalah ini tidak dapat diatasi hanya dengan kebijakan saja, kata Menteri di Kantor Perdana Menteri Indranee Rajah.

“Yang kita butuhkan adalah perubahan mendasar dalam pernikahan dan pengasuhan anak,” tambahnya.

Singapura harus mengubah tiga area – bagaimana pernikahan dan pengasuhan anak dipandang dan didukung, bagaimana tempat kerja dapat berkembang untuk lebih menyelaraskan pekerjaan dan keluarga, dan bagaimana setiap orang dapat memainkan perannya, kata Ibu Indranee.

Pemerintah akan membentuk kelompok kerja baru dengan lembaga-lembaga terkait untuk meneliti masalah-masalah ini secara holistik dan melibatkan masyarakat luas, bisnis, dan sektor masyarakat, tambahnya.

Hal ini akan dibangun berdasarkan upaya saat ini untuk meningkatkan dukungan pemerintah terhadap pernikahan dan pengasuhan anak, menumbuhkan pola pikir positif tentang hal ini, dan bekerja sama dengan pengusaha untuk mendorong budaya dan praktik tempat kerja yang ramah keluarga.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan saran yang diajukan oleh Anggota Parlemen (MP) dalam debat Anggaran, termasuk cuti perawatan anak yang lebih banyak dan memberikan lebih banyak dukungan bagi orang tua dalam hal biaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

21 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

33 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.