Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bekasi Lanjutkan Pembangunan Sasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 05:26 WIB | Oleh:
Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bekasi Lanjutkan Pembangunan Sasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah Doc: antara foto
Ket. Program pembangunan rumah Kabupaten Bekasi.

KABUPATEN BEKASI - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melanjutkan sejumlah program pembangunan yang langsung menyentuh warga dengan prioritas sasaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir memastikan pihaknya tetap melanjutkan pembangunan yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari upaya mendukung program serta visi dan misi kepala daerah yakni Bangkit, Maju dan Sejahtera.

"Program tersebut meliputi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS)," katanya di Cikarang, Selasa.

Dia menjelaskan program pembangunan tersebut dipastikan berlanjut tahun ini mengingat bentuk kegiatan yang dijalankan bersentuhan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

"Kedua program tersebut dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pra sejahtera, diharapkan mampu menjadi stimulus peningkatan taraf perekonomian warga melalui standar kelayakan kesehatan. Warga sehat memicu produktivitas kerja," katanya.

Pihaknya tahun ini juga akan melanjutkan pembangunan taman median yang berlokasi di Jalan Inspeksi Kalimalang. Pembangunan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keindahan kawasan sekaligus menambah kebutuhan oksigen melalui penanaman pepohonan.

"Pada dasarnya kami masih melanjutkan pembangunan seperti taman, drainase lingkungan dan jalan lingkungan. Namun, pelaksanaannya masih dalam tahap perencanaan dan belum masuk triwulan pertama. Pada triwulan pertama ini kami masih fokus pada pembayaran listrik serta kelengkapan administrasi," katanya.

Disperkimtan Kabupaten Bekasi saat ini juga tengah melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Hal ini diperlukan sebagai dasar perhitungan dan penyesuaian dengan ketentuan yang berlaku dalam proses perbaikan.

Bantuan untuk rumah rusak akibat bencana masih ada programnya, namun, harus dilengkapi dengan kepemilikan alas hak tanah yang sah dan atas nama sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.