Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film The End of Oak Street Bukan Bagian Cloverfield, Tegas JJ Abrams

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 10:15 WIB | Oleh:
Film The End of Oak Street Bukan Bagian Cloverfield, Tegas JJ Abrams Doc: Warner Bros.
Ket. Produser JJ Abrams membantah teori penggemar yang mengaitkan film petualangan fiksi ilmiah terbaru, The End of Oak Street, dengan franchise Cloverfield. Pernyataan tersebut disampaikan Abrams di tengah maraknya spekulasi penggemar di internet menjelang perilisan film yang disutradarai David Robert Mitchell tersebut.

JAKARTA - Produser JJ Abrams membantah teori penggemar yang mengaitkan film petualangan fiksi ilmiah terbaru, The End of Oak Street, dengan franchise Cloverfield. Pernyataan tersebut disampaikan Abrams di tengah maraknya spekulasi penggemar di internet menjelang perilisan film yang disutradarai David Robert Mitchell tersebut.

The End of Oak Street mengisahkan sebuah keluarga yang menghadapi kejadian tidak biasa ketika jalanan di kawasan pinggiran tempat tinggal mereka tiba-tiba tercabut dan mendarat di lingkungan prasejarah yang dihuni dinosaurus. Film ini dibintangi Anne Hathaway dan Ewan McGregor sebagai bagian dari keluarga yang harus menghadapi situasi penuh misteri sekaligus ancaman dari makhluk purba.

Kehadiran Abrams sebagai produser membuat sebagian penggemar menduga film tersebut memiliki hubungan tersembunyi dengan semesta Cloverfield. Spekulasi semakin berkembang karena film ini sama-sama mengusung unsur fiksi ilmiah dan kejadian luar biasa yang mengubah kehidupan masyarakat secara tiba-tiba.

Namun, Abrams memastikan tidak ada hubungan khusus antara The End of Oak Street dan franchise tersebut. Ia menyebut satu-satunya kaitan yang ada justru berasal dari salah satu pemeran yang pernah terlibat dalam film Cloverfield.

"Satu-satunya keterkaitan dengan film Cloverfield kami adalah bahwa pasangan Ewan adalah Mary Elizabeth Winstead, yang merupakan bintang film 10 Cloverfield Lane," kata Abrams kepada The Hollywood Reporter dalam pemutaran perdana film di Los Angeles.

Abrams menegaskan kehadiran Mary Elizabeth Winstead dalam proyek tersebut bukan petunjuk mengenai keterkaitan cerita. Menurutnya, para penggemar hanya menghubungkan sejumlah elemen berdasarkan hal-hal yang kebetulan mereka temukan dalam film dan keterlibatan para pemain.

"Jadi hanya itu, tetapi selain itu, orang-orang hanya membuat hubungan berdasarkan apa yang kebetulan mereka lihat," ujarnya.

Di luar teori mengenai Cloverfield, Abrams juga menjelaskan alasan film tersebut memilih dinosaurus sebagai salah satu elemen utama cerita. Menurutnya, daya tarik The End of Oak Street tidak hanya terletak pada keberadaan dinosaurus, tetapi pada bagaimana makhluk prasejarah tersebut ditempatkan di lingkungan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari penonton.

Film ini menempatkan berbagai kejadian aneh tersebut di tengah lingkungan suburban Amerika. Kehadiran dinosaurus di halaman rumah, ruang keluarga, jalanan, dan lingkungan tempat tinggal menciptakan perpaduan antara dunia modern yang familiar dengan suasana prasejarah yang penuh ancaman.

"Ini adalah film yang berlatar di pinggiran kota Amerika, lingkungan kita, halaman belakang kita, ruang tamu kita. Jadi memiliki dinosaurus di dunia itu, di dunia kita, ada perpaduan yang sangat menarik," tutur Abrams.

Ia menilai pendekatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan film dinosaurus pada umumnya. Interaksi antara dinosaurus dengan rumah, manusia, dan berbagai elemen kehidupan sehari-hari membuat konsep film terasa lebih dekat sekaligus menghadirkan situasi yang tidak biasa.

"Bukan hanya dinosaurus yang keren; tetapi dinosaurus yang berinteraksi dengan berbagai hal dan orang-orang serta halaman depan rumah kita, dan tiba-tiba itu menjadi pengalaman yang sangat berbeda bahkan saat membacanya," jelasnya.

Film tersebut juga menjadi perhatian karena mempertemukan sejumlah nama besar dari industri perfilman Hollywood. Anne Hathaway dan Ewan McGregor menjadi pemeran utama dalam cerita yang menggabungkan unsur petualangan, fiksi ilmiah, keluarga, serta ancaman dari dunia prasejarah.

Sementara itu, Abrams juga berbicara mengenai putrinya, Gracie Abrams, yang mulai memperluas kariernya dari dunia musik ke industri perfilman. Gracie Abrams dijadwalkan melakukan debut akting melalui film produksi A24 yang disutradarai Halina Reijn, pembuat film Babygirl.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
BPBD: Tangerang Berpotensi ...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.