Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penerapan SNI Baja Diperkuat untuk Jaga Keamanan Konstruksi dan Lindungi Konsumen

📅 Senin, 23 Feb 2026, 13:13 WIB | Oleh:
Penerapan SNI Baja Diperkuat untuk Jaga Keamanan Konstruksi dan Lindungi Konsumen Doc: antara foto
Ket. Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Emmy Suryandari

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produk baja, guna memastikan keamanan konstruksi sekaligus melindungi konsumen dari peredaran produk di bawah standar.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Emmy Suryandari, dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (23/2), menyampaikan pihaknya mendorong kesiapan industri dalam menerapkan regulasi SNI baja agar produk yang beredar di pasar domestik memenuhi standar mutu dan keselamatan yang telah ditetapkan.

Langkah ini juga, kata dia, diarahkan untuk menciptakan persaingan usaha yang sehat, mencegah peredaran baja tidak memenuhi spesifikasi, serta meningkatkan daya saing industri baja nasional di tengah dinamika pasar global.

Ia menyampaikan SNI untuk Baja Lapis Seng (Bj LS) telah diwajibkan sejak 2008, sementara Baja Lapis Aluminium Seng (Bj LAS) berlaku sejak 2009.

Kemenperin menilai pelaku usaha sebenarnya telah memiliki waktu panjang untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Namun, untuk memperkuat penerapan bagi seluruh industri baja, Kemenperin memberikan relaksasi berupa penundaan pemberlakuan melalui penerbitan peraturan, guna memperpanjang masa adaptasi industri terhadap implementasi SNI wajib untuk produk baja lembaran lapis seng dan baja lapis aluminium seng.

"Mengingat regulasi dasar Permenperin 67/2024 telah diterbitkan sejak November 2024, para pelaku usaha sebenarnya telah memiliki waktu transisi yang sangat panjang untuk memenuhi ketentuan teknis yang dipersyaratkan," ujar dia.

Hal ini, kata dia, sekaligus untuk menghapuskan kekhawatiran pelaku usaha dalam mengikuti penerapan SNI wajib bagi produk-produk tersebut.

Kemenperin mencatat ekosistem industri telah menunjukkan kesiapan melalui proses sertifikasi yang berjalan akuntabel.

Hingga kini, terdapat 11 sertifikat SNI aktif untuk produk dalam negeri dan tujuh sertifikat untuk produk impor.

Menurut Kemenperin, data tersebut menunjukkan proses sertifikasi dapat diakses secara jelas oleh produsen lokal maupun importir, sekaligus menepis kekhawatiran mengenai potensi kelangkaan barang di pasar.

"Dengan dukungan waktu penundaan yang diberikan, pemerintah mengajak seluruh pelaku usaha untuk segera merampungkan proses sertifikasi demi terciptanya iklim persaingan yang sehat, menghindari gangguan rantai pasok, dan memastikan perlindungan maksimal bagi konsumen nasional," kata Emmy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.