Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungai Yangtze Kembali Bernapas, Populasi Ikan Melonjak Usai Bertahun-tahun Kritis

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 21:48 WIB | Oleh:
Sungai Yangtze Kembali Bernapas, Populasi Ikan Melonjak Usai Bertahun-tahun Kritis Doc: IC

BEIJING - Larangan penangkapan ikan komprehensif selama 10 tahun yang diterapkan di Cekungan Sungai Yangtze sukses menghentikan penurunan sumber daya ikan selama 70 tahun dan memicu pemulihan awal ekologi, menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Science.

Untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di sepanjang Sungai Yangtze, Tiongkok memberlakukan larangan total penangkapan ikan di 332 kawasan konservasi di cekungan sungai tersebut pada Januari 2020. Langkah-langkah perlindungan kemudian ditingkatkan menjadi moratorium selama 10 tahun di sepanjang aliran utama dan anak sungai besar Sungai Yangtze, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2021.

Sekelompok peneliti dari Institut Hidrobiologi di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS), bersama para kolaborator dari dalam dan luar Tiongkok, mengevaluasi dampak awal kebijakan tersebut dengan menggunakan data pemantauan sistematis yang dikumpulkan dari 2018 hingga 2023.

Studi tersebut menganalisis dinamika komunitas ikan di saluran utama sungai dalam berbagai indikator, termasuk kekayaan spesies, biomassa, kelimpahan, keseimbangan, dan keanekaragaman beta.

Para peneliti juga mengukur berbagai faktor penyebab tekanan (stressor), termasuk kualitas air, perubahan hidrologi, iklim, penggunaan lahan, pembangunan garis pantai, aktivitas pelayaran, dan tekanan penangkapan ikan.

Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada sejumlah indikator utama, termasuk biomassa ikan, kondisi tubuh, keanekaragaman spesies, serta tanda-tanda awal pemulihan pada spesies yang terancam.

Secara khusus, spesies ikan berukuran besar mengalami peningkatan biomassa yang signifikan, sementara baik spesies berukuran besar maupun kecil menunjukkan peningkatan pada faktor kondisi tubuh, menurut studi tersebut.

Beberapa spesies, seperti ikan lidah pipih (Cynoglossus gracilis), menunjukkan peningkatan populasi setelah larangan tersebut diberlakukan, dengan migrasi air tawarnya meluas lebih jauh ke hulu.

Menurut data resmi yang dirilis pada Januari 2026, populasi porpoise tanpa sirip Sungai Yangtze meningkat menjadi 1.426 ekor, bertambah 177 ekor dari survei pada 2022.

Spesies tersebut merupakan satwa liar yang berada di bawah perlindungan nasional kelas satu di Tiongkok, dan status populasinya dipandang sebagai "barometer" lingkungan ekologi Sungai Yangtze.

Para peneliti mengidentifikasi larangan penangkapan ikan sebagai pendorong utama pemulihan awal ekosistem tersebut. Selain itu, faktor pendukung lainnya meliputi berkurangnya lalu lintas kapal, pembentukan sabuk vegetasi riparian, serta meningkatnya kualitas air. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Luar Negeri
Polandia Pulangkan Paksa 18...

Krisis Kemanusiaan Sudan Masuk Fase Paling Kritis

54 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Krisis Kemanusiaan Sudan Ma...
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.