Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Struktur Tanah yang Labil Penyebab Tembok Roboh di Jakarta Selatan

📅 Senin, 16 Feb 2026, 12:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Struktur Tanah yang Labil Penyebab Tembok Roboh di Jakarta Selatan Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar tembok yang roboh ke arah SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026).

Struktur Tanah yang Labil Penyebab Tembok Roboh di Jaksel

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan tembok yang roboh di SMPN 182, Jakarta Selatan (Jaksel), disebabkan struktur tanah yang labil.

"Karena struktur tanahnya labil atau tanah urukan, sehingga menyebabkan tembok roboh," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan kejadian tembok roboh itu terjadi pada Minggu (15/2) sekitar pukul 11.22 WIB di Jalan Kalibata Timur 1 Raya, RT/RW 02/08, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

"Kronologis tembok milik warga dengan panjang 65 meter dan tinggi 5,3 meter, tiba-tiba roboh ke arah sekolah SMPN 182," ujar Isnawa.

Akibat kejadian itu, kata dia, saluran air menjadi mampet. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Kerugian akibat insiden itu juga masih dalam pendataan sampai dengan saat ini.

"Kondisi lokasi kejadian reruntuhan saat ini dalam penanganan Dinas SDA (Sumber Daya Air)," tutur Isnawa.

Sementara itu, kepolisian juga masih menyelidiki dugaan kelalaian pihak sekolah terkait robohnya tembok SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Sementara masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/2).

Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi robohnya tembok sekolah tersebut.

"Diketahui memang awalnya pagar tersebut sudah miring," ungkap Mansur.

Sebelumnya, pemilik tembok miring itu sudah diberikan surat pemberitahuan dari lingkungan sekitar, namun belum ada tindakan lebih lanjut sehingga roboh.

Viral di media sosial @jakartaselatan24jam, tangkapan layar rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik tembok sekolah itu rob

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.