Iga Swiatek Kembali ke Peringkat Lima Besar Dunia Usai Juara WTA Toronto Masters
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 07:27 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraTORONTO — Iga Swiatek mengakhiri penantian panjang dengan cara meyakinkan. Mantan petenis nomor satu dunia itu tampil dominan untuk mengalahkan Elena Rybakina 6-2, 6-3 pada final WTA 1000 Toronto, Jumat (14/8), sekaligus meraih gelar pertamanya pada tahun 2026.
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa bagi Swiatek. Petenis Polandia berusia 25 tahun itu sebelumnya belum pernah mencapai final sepanjang 2026. Bahkan, langkahnya dalam mempertahankan gelar Wimbledon terhenti di babak ketiga.
Kini, Swiatek berhasil mengangkat trofi WTA 1000 Toronto sekaligus merebut gelar pertamanya di Kanada.
Hasil tersebut juga membawa perubahan besar dalam peringkat dunia. Swiatek, yang sebelumnya berada di posisi kedelapan, dipastikan kembali menembus lima besar dunia menjelang US Open.
“Ini sangat berarti bagi saya,” ujar Swiatek saat menerima trofi ke-12 sepanjang kariernya di level WTA 1000.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Beberapa bulan terakhir tidak mudah. Saya sangat senang bisa terus fokus untuk berkembang, mengubah permainan saya sedikit, dan memperbaikinya meskipun setiap hari banyak orang di internet memiliki pendapat tentang saya.”
Swiatek mengakui tekanan dari publik tidak mudah dihadapi. Namun, dukungan dari orang-orang terdekat membuatnya mampu melewati periode sulit tersebut.
“Tidak mudah menghadapi semua itu. Jadi, saya sangat senang kenyataannya berbeda. Saya memiliki orang-orang yang sangat mengenal saya dan orang-orang yang mendukung saya setiap pekan, setiap hari,” katanya. “Terima kasih kepada tim.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, kondisi Rybakina terlihat tidak sebaik Swiatek. Petenis Kazakhstan tersebut baru menyelesaikan semifinal melawan Coco Gauff hingga sekitar pukul 01.00 dini hari, sebelum harus kembali bertanding di final.
Situasi itu tampaknya berpengaruh sejak awal pertandingan. Rybakina langsung kehilangan servis pada gim pembuka setelah melakukan dua double fault. Ia memang mampu bangkit dan memenangkan dua gim servis berikutnya tanpa kehilangan poin, tetapi Swiatek tetap memegang kendali permainan.
Rybakina sempat memperoleh dua peluang break pada gim keenam, tetapi gagal memanfaatkannya.
Swiatek kemudian menghukum kegagalan tersebut dengan merebut servis Rybakina untuk kali kedua dan unggul 5-2.
Hanya sekitar 20 menit setelah pertandingan dimulai, Swiatek sudah berada di posisi untuk menutup set pertama.
Dengan kepercayaan diri tinggi ketika melakukan servis, Swiatek akhirnya merebut set pertama tanpa kehilangan satu poin pun pada gim terakhir. Ia memastikan kemenangan set dengan pukulan second-serve winner yang berbelok tajam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!