Daya Saing Wisata Majalengka Meningkat, Pesona Situ Cipanten Kian Memikat
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 18:03 WIB | Oleh: Yebdi Trismar“Saya tahu dari media sosial, suasananya masih asri. Enak untuk melepas penat,” ujarnya.
Ia datang bersama keluarganya pada akhir pekan ini. Anak-anaknya langsung tertarik melihat ikan dan wahana air.
Bagi pengunjung, danau ini tempat melepas penat. Namun bagi warga Desa Gunung Kuning, Majalengka, tempat tersebut kini menjadi ruang untuk mempelajari program keuangan inklusif yang masuk lewat jalur wisata.
Dampak wisata
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur BUMDes Karya Mekar Desa Gunung Kuning Yosep Hendrawan mengatakan wisata Situ Cipanten menjadi salah satu tulang punggung ekonomi desa.
Pengelolaan destinasi ini dilakukan bersama dengan karang taruna setempat. Fasilitas dibangun bertahap, mulai dari mushala, area parkir, hingga wahana air. Saat ini tersedia tujuh wahana, dari perahu dayung hingga sepeda gantung.
Pendapatan dari sektor wisata terus meningkat. Pada 2024, pendapatan bruto BUMDes mencapai Rp2,4 miliar. Hingga September 2025, angkanya sudah menembus Rp2,5 miliar.
Dari sektor tersebut, BUMDes mampu menggaji sekitar 70 pekerja muda desa. Mereka menerima honor mingguan sekitar Rp1,5 juta.
Banyak di antara mereka yang sebelumnya bekerja serabutan atau merantau. Kini, mereka bisa bertahan di kampung sendiri.
Jumlah kunjungan wisata juga terus naik. Hingga September 2025, tercatat sekitar 139 ribu wisatawan datang ke Situ Cipanten.
Lambat laun, kunjungan wisatawan di destinasi tersebut tembus sampai 13.710 orang selama musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Bahkan tempat ini menjadi destinasi yang paling ramai dikunjungi turis di Majalengka pada periode tersebut.
Di tengah geliat wisata itu, Desa Gunung Kuning dipilih sebagai lokasi program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dampak program mulai terlihat di kawasan wisata. Yosep menyebut, 28 warung binaan di Situ Cipanten kini sudah menggunakan pembayaran digital melalui QRIS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!