Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Jumlah Pengangguran, DPR RI Dorong Potensi Ekraf Kreator Konten untuk Generasi Muda NTB

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 05:37 WIB | Oleh:
Tekan Jumlah Pengangguran, DPR RI Dorong Potensi Ekraf Kreator Konten untuk Generasi Muda NTB Doc: Antara foto
Ket. Kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI bersama jajaran dari Kemen Ekraf, Kemen UMKM, Kemenprin, BSN, Dirut LKBN ANTARA, LPP TVRI, dan LPP RRI, ke Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (11/8).

MATARAM - Komisi VII DPR RI mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif melalui peluang konten kreator untuk pengembangan generasi muda di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, mengatakan, ekraf merupakan salah satu solusi nyata untuk menekan angka pengangguran di kalangan generasi Z dan milenial.

"Sektor ekraf tidak hanya mencakup kriya, kuliner, dan fashion, tetapi juga pembuatan konten (content creation)," katanya di sela kunjungan kerja reses ke Kantor Gubernur NTB dan di terima langsung oleh Gubernur NTB H Lalu M Iqbal bersama jajarannya.

Kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI tersebut dihadiri juga jajaran dari perwakilan Kemen Ekraf, Kemen UMKM, Kemenprin, BSN, Direktur Utama (Dirut) LKBN ANTARA, LPP TVRI, dan LPP RRI.

Rahayu menilai, profesi kreator konten memiliki peluang besar sebagai bentuk self-employment (bekerja untuk diri sendiri) yang mandiri dan fleksibel. Dengan status itu konten kreator tidak terikat sebagai karyawan tetap pada suatu perusahaan, tidak menerima gaji bulanan pasti dari atasan, namun bertanggung jawab penuh atas pendapatan serta operasional usahanya.

"Karena itu, ekraf dari kreator konten kini menjadi peluang usaha mandiri yang luar biasa. Hanya dengan bermodalkan gadget dan keterampilan mengedit, generasi muda bisa berkarya sekaligus membantu mempromosikan dan memasarkan potensi daerah seperti NTB," katanya.

Guna mendukung perkembangan ekraf di daerah, Rahayu berharap adanya perluasan akses pembiayaan serta program pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan bagi para pelaku ekraf dan kreator muda di NTB.

"Kalau masalah pendampingan dan pelatihan menjadi ranah pemerintah daerah. Prinsipnya, kami siap dukung," katanya sambil berlalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.