Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Mojokerto: Pengawasan Orang Asing Dukung Pariwisata Aman dan Kondusif.

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 05:53 WIB | Oleh:
Wali Kota Mojokerto: Pengawasan Orang Asing Dukung Pariwisata Aman dan Kondusif. Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat sinergisitas pengawasan keberadaan warga negara asing (WNA) melalui sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) kepada para pengelola hotel dan penginapan di kota setempat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan pengawasan terhadap keberadaan orang asing merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan iklim kepariwisataan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Bukan berarti diawasi itu dicurigai. Tetapi namanya warga dari luar Indonesia, perlu dipantau dan dilaporkan, sehingga hal-hal yang perlu diwaspadai bisa kita antisipasi,” kata Ita di Kota Mojokerto, Selasa.

Menurut dia, kondisi iklim kepariwisataan yang aman, nyaman, dan kondusif penting untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menjelaskan bahwa selain menjadi lokasi akomodasi bagi wisatawan maupun tenaga profesional asing yang bekerja di kawasan industri sekitar Mojokerto.

Kota Mojokerto juga menjadi pusat berbagai layanan jasa, seperti perbankan, pendidikan, kesehatan, hingga perdagangan yang melayani masyarakat Mojokerto Raya dan daerah sekitarnya.

"Kalau WNA, tidak mungkin menginap di kos-kosan. Pasti ada standar mereka. Ini juga perlu kita awasi kehadiran mereka," ujarnya.

Di sisi lain, Ning Ita juga menyoroti pentingnya validitas data kepariwisataan yang dihimpun dari para pelaku usaha akomodasi. Data tersebut nantinya menjadi salah satu bahan bagi Badan Pusat Statistik (BPS)

"Ketika data seperti ini nanti diminta oleh BPS, kita sajikan data yang terbaik," katanya.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto menunjukkan tren positif yang menunjukkan adanya percepatan, meskipun masih terdapat jarak dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

Ia menjelaskan untuk mendorong pertumbuhan tersebut semakin cepat, Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen menciptakan iklim pariwisata yang aman dan kondusif. Hal itu dilakukan melalui sinergisitas dengan TNI, Polri, masyarakat, hingga unsur perlindungan masyarakat (Linmas) di tingkat kelurahan.

"Kalau Kota Mojokerto aman, nyaman, tidak ada kriminal, pasti orang senang berkunjung ke sini. Itu yang bisa kita lakukan untuk mendorong supaya iklim pariwisatanya aman dan kondusif," ujarnya.

Selain aspek keamanan, Ning Ita juga mendorong penguatan kolaborasi antarpelaku usaha untuk menciptakan paket-paket perjalanan wisata yang lebih menarik.

“Bagaimana kita menciptakan paket-paket perjalanan wisata. Tidak mungkin hanya Kota Mojokerto. Misalnya paket wisata tiga hari, tetapi menginapnya di Kota Mojokerto. Itu yang bisa kita lakukan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.