Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intelijen Korea Selatan: Putri Kim Disiapkan Jadi Pewaris

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Intelijen Korea Selatan: Putri Kim Disiapkan Jadi Pewaris Doc: KCNA VIA KNS / AFP
Ket. Pemimpin Korut Kim Jong Un dan putrinya saat peringatan 76 tahun berdirinya Tentara Rakyat Korea. Kim Jong Un telah memantapkan putrinya sebagai calon penerus, Kamis (12/2).

SEOUL – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un disebut telah memantapkan posisi putrinya, Kim Ju Ae, sebagai calon penerus menjelang konferensi partai bersejarah yang akan digelar akhir Februari. Informasi tersebut disampaikan seorang anggota parlemen Korea Selatan, Kamis (12/2), usai menerima pengarahan dari Badan Intelijen Nasional (NIS) Seoul.

Keluarga Kim telah memerintah Korea Utara selama beberapa dekade. Kultus kepribadian yang mengelilingi “garis keturunan Paektu” mendominasi kehidupan politik dan sosial di negara yang terisolasi itu.

Ju Ae, yang masih remaja, selama ini luas dipersepsikan sebagai suksesor Kim Jong Un. Persepsi tersebut menguat setelah serangkaian kemunculan publiknya dalam berbagai acara kenegaraan.

Anggota parlemen Lee Seong-kweun mengatakan NIS menilai Ju Ae kini secara jelas “ditunjuk sebagai penerus”. Penilaian itu dibuat dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk meningkatnya peran dan kehadirannya dalam acara resmi negara.

Tahun lalu, badan intelijen Korea Selatan juga menyebut Ju Ae sebagai kandidat kuat penerus setelah ia mendampingi Kim dalam kunjungan penting ke Beijing.

Foto-foto yang dirilis menjelang kongres politik langka bulan ini semakin memperkuat spekulasi tersebut. Media pemerintah Korea Utara pada Januari menayangkan Ju Ae saat memberikan penghormatan bersama ayahnya di Istana Matahari Kumsusan, tempat jenazah pendiri negara Kim Il Sung dan pemimpin generasi kedua Kim Jong Il disemayamkan.

Pyongyang dijadwalkan menggelar kongres penting Partai Buruh Korea pada akhir Februari. Forum politik terbesar di negara itu diperkirakan akan memaparkan arah kebijakan luar negeri, strategi pertahanan, serta ambisi nuklir untuk lima tahun mendatang.

NIS menyatakan akan terus memantau kehadiran Ju Ae dalam agenda resmi, termasuk tingkat protokol yang diberikan kepadanya. Sejumlah analis memperkirakan ia berpeluang diangkat sebagai Sekretaris Pertama Komite Sentral, jabatan terkuat kedua di Partai Buruh.

Ju Ae pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 2022 saat mendampingi ayahnya dalam peluncuran rudal balistik antarbenua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.