Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanah Tiba-Tiba Ambles di Situjuah, Badan Geologi Beberkan 11 Tanda Awal Sinkhole

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 21:05 WIB | Oleh:
Tanah Tiba-Tiba Ambles di Situjuah, Badan Geologi Beberkan 11 Tanda Awal Sinkhole Doc: Antara Foto
Ket. Tim Badan Geologi melakukan proses instalasi lintasan geolistrik di sekitar area sinkhole Situjuah di Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (10/2/2026). Penelitian menggunakan metode geolistrik bertujuan untuk mendeteksi saluran sungai bawah tanah berdasarkan data tahanan jenis tanah/batuan

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengedukasi masyarakat untuk mengenali 11 indikasi sinkhole tipe Situjuah atau tanah yang tiba-tiba ambles dan membentuk lubang yang terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

"Kami sudah menjelaskan 11 indikasi awal sinkhole tipe Situjuah kepada masyarakat dan ini sangat penting," kata ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM Taufiq Wira Buana di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu.

Gejala awal pertama yakni adanya cekungan dengan lubang vertikal. Cekungan dengan diameter berukuran sentimeter hingga beberapa meter sebagai tempat keluar atau masuknya air.

Kedua, kata Taufiq, aliran air atau sungai yang tiba-tiba menghilang. Indikasi ketiga adanya retakan melingkar atau lonjong yang dimana bagian tengahnya lebih cekung (ambles).

Selanjutnya, terdapat rekahan di permukaan tanah sebagai jalan masuk air. Pola rekahan di permukaan yang dapat memanjang searah dengan aliran sungai
bawah tanah.

"Gejala kelima air di permukaan tiba-tiba menghilang," ujarnya.

Kondisi ini bisa juga ditandai dengan saluran irigasi, kolam atau embung tiba-tiba bocor dan airnya menghilang ke dalam tanah. Indikasi berikutnya terdapat tumbuh-tumbuhan yang berkumpul pada titik area tertentu secara alami, dan berbentuk seperti melingkar.

Selain itu, gejala sinkhole tipe situjuah lainnya ialah terdapat banyak mata air yang muncul dengan jarak berdekatan seperti berkelompok, air yang tiba-tiba keruh hingga berubah warna.

Indikasi lainnya mata air atau air sumur masyarakat tiba-tiba kering pada musim hujan. Kemudian, tanah atau area lebih lembap atau basah dibandingkan dengan area sekitarnya. Terakhir, sumur gali dangkal dimana terdapat aliran sungai bawah tanah di dalamnya.

Taufiq menegaskan belasan tanda-tanda atau indikasi gejala sinkhole tipe Situjuah tersebut tidak seluruhnya membahayakan keselamatan. Namun, apabila masyarakat menemukannya maka diharapkan melapor kepada perangkat desa untuk diteruskan kepada Badan Geologi.

"Badan Geologi berharap masyarakat juga peduli dengan tanda-tanda sinkhole tipe Situjuah ini." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.