Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Berkomitman Genjot Wisata sebagai Motor Penggerak Ekonomi

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 00:40 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Berkomitman Genjot Wisata sebagai Motor Penggerak Ekonomi Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai motor utama penggerak ekonomi. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, usai menghadiri acara Travel Mart Jabar Istimewa di Hotel Horison Ultima Bandung, Selasa 10 Februari 2026.

Wali Kota Farhan menilai, forum seperti Travel Mart yang digagas Parwindo (Perhimpunan Industri Pariwisata Indonesia) menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh investasi yang telah dibangun di sektor pariwisata dapat terpromosikan secara optimal.

Menurut dia, kolaborasi antara investor, pelaku usaha, provider, dan seller menjadi kunci agar produk wisata Bandung mampu dikemas dalam paket yang menarik dan kompetitif.

“Acara seperti ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa apa yang telah dibangun oleh para investor dan pelaku industri pariwisata bisa dijajakan dalam paket-paket yang menarik oleh para seller,” ujar Wali Kota Farhan.

Ia mengungkapkan, pergerakan wisatawan ke Kota Bandung menunjukkan angka yang signifikan. Tercatat hampir 24 juta perjalanan dengan mendekati 12 juta wisatawan masuk ke Kota Bandung. Angka tersebut dinilai memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan industri pariwisata dan ekonomi kota.

Menurut Wali Kota Farhan, pariwisata merupakan bagian dari strategi besar perekonomian Kota Bandung yang dirumuskan dalam konsep tourism, trade and investment. Kehadiran wisatawan akan memicu transaksi ekonomi yang luas, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM.

“Adanya tourism akan menghadirkan banyak transaksi. Dari transaksi itulah kita harapkan bisa mengundang banyak investment datang ke Kota Bandung,” kata dia.

Wali Kota Farhan menyebut, meskipun Kota Bandung tidak memiliki banyak destinasi wisata alam di dalam wilayah administratifnya, kota ini merupakan bagian dari Cekungan Bandung yang kaya potensi wisata alam. Karena itu, ia mendorong para pelaku industri untuk mengemas paket wisata terintegrasi lintas wilayah.

“Bandung itu bagian dari Cekungan Bandung. Wisata alamnya banyak sekali. Misalnya ngopi di Kota Bandung, jalan-jalan ke Tahura, healing ke Ciwidey. Hal-hal seperti itu bisa dikemas oleh anggota Parwindo,” ujar dia.

Ke depan, Wali Kota Farhan berharap Parwindo dapat terus menjadi hub atau penghubung antara provider dan seller industri pariwisata, sehingga Bandung tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia.

Selain pengemasan produk wisata, peningkatan kualitas infrastruktur dasar juga menjadi perhatian utama. Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Pemkot Bandung berkomitmen membenahi infrastruktur agar wisatawan merasakan pengalaman yang nyaman dan berbeda saat berkunjung.

Di tengah tantangan persoalan sampah, Wali Kota Farhan menegaskan dua aspek utama yang terus dijaga adalah keamanan dan kebersihan. Ia memastikan wisatawan harus merasa aman berjalan kapan pun dan di mana pun di Kota Bandung, tanpa gangguan parkir liar maupun tindak kriminalitas.

“Wisatawan harus merasa aman mau jalan jam berapa pun, keluar hotel, tidak ada parkir liar, tidak ada begal. Itu tidak boleh,” tegas dia.

Ia juga menyinggung kasus eksibisionis yang sempat terjadi di kawasan Asia Afrika dan memastikan pelaku telah diamankan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga citra dan rasa aman bagi wisatawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Dinkes Waspada Penularan Su...
Daerah
PT Pertamina Bersama DPRD B...
Nasional
Mengembalikan Illicit Enric...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.