Kemensos: 4.000 Ketua RT di Jakarta Pusat Disiapkan untuk Jadi Agen Perlindungan Sosial
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 16:16 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyiapkan lebih dari 4.000 ketua Rukun Tetangga (RT) menjadi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Para agen akan membantu warga mengakses layanan digital untuk mendaftar dan memperbarui data bantuan sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan program tersebut dijalankan melalui Gerakan Peduli Tetangga. Agen Perlinsos diharapkan membantu warga sekitar yang kesulitan menggunakan layanan digital.
“Tugasnya agen itu adalah membantu orang lain. Nah, membantu itu diharapkan bukan orang jauh, tapi tetangganya dulu,” kata Gus Ipul di Jakarta, Selasa (22/9).
“Maka itu namanya Gerakan Peduli Tetangga. Karena namanya juga tetangga, kan dimulai dari RT masing-masing dulu,” ujar dia.
Gus Ipul mengatakan pembaruan data kesejahteraan masih menghadapi sejumlah kendala di masyarakat. Sebagian warga belum memiliki telepon pintar, belum terbiasa menggunakan layanan digital, atau khawatir keliru saat mendaftar sendiri.
Warga yang memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan mampu menggunakan teknologi dapat menjadi Agen Perlinsos. Kemensos ingin program tersebut dimulai dari Jakarta Pusat sebelum diperluas ke wilayah lain.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyambut rencana tersebut. Menurut dia, perangkat kelurahan kerap menerima keluhan warga yang merasa masih memenuhi kriteria penerima bansos tetapi tidak lagi tercatat.
“Lurah-lurah ini adalah garda terdepan pelayanan pemerintah yang sering kali menerima keluhan warga masyarakat,” kata Arifin.
Arifin mengusulkan sosialisasi kepada ketua RT dilakukan secara bertahap di wilayah masing-masing. Usulan tersebut disetujui Gus Ipul untuk memastikan para agen memahami tugas sebelum mendampingi warga.
Sebagai langkah awal, Kemensos dan Pemkot Jakarta Pusat menyiapkan bimbingan teknis bagi camat, lurah, operator data kelurahan, dan pendamping sosial. Sosialisasi selanjutnya akan menjangkau ketua RT di 44 kelurahan yang tersebar pada delapan kecamatan.
Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, mengatakan Agen Perlinsos juga membantu warga mengajukan sanggahan jika data kesejahteraannya tidak sesuai kondisi sebenarnya. Agen dapat mendampingi warga mendaftarkan diri atau mengusulkan pembaruan data melalui sistem.
“Jadi sekaligus instrumen untuk memperbaiki, memutakhirkan data,” ujar dia.
Andy menjelaskan proses pendampingan dilakukan dengan pertemuan langsung karena pendaftaran menggunakan verifikasi biometrik. Hasil sementara pembaruan data dapat diketahui melalui sistem, sedangkan penetapan tetap mengikuti proses verifikasi dan validasi.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan perluasan Agen Perlinsos. Salah satu kelompok yang dipertimbangkan ialah kader Dasawisma yang telah terbiasa melakukan pendataan keluarga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!