Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Jakarta: Pergub Efisiensi Energi Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim

📅 Senin, 09 Feb 2026, 12:38 WIB | Oleh:
DPRD DKI Jakarta: Pergub Efisiensi Energi Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim Doc: Istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto mendukung penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan Air pada Bangunan Gedung.

Ia menilai, kebijakan tersebut sebagai langkah konkret dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Pergub Efisiensi Energi dan Air ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Climate Action Implementation (CAI) yang dijalankan Pemprov DKI bekerja sama dengan Pemerintah Inggris serta jaringan kota dunia, C40 Cities.

Wahyu menilai, penerapan efisiensi energi dan air sangat relevan bagi kota besar seperti Jakarta yang memiliki tingkat konsumsi listrik dan air yang cukup tinggi. Selain menekan penggunaan sumber daya, kebijakan ini juga dinilai mampu mendorong pengelolaan bangunan yang lebih berkelanjutan.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk menekan penggunaan energi dan air, terutama di kota-kota besar. Program CAI juga berpotensi menurunkan konsumsi listrik dan air secara signifikan, sehingga pada akhirnya dapat menghemat biaya langganan bagi pemilik gedung,” ujar Wahyu, Senin (9/2).

Meski demikian, Wahyu menekankan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tersebut membutuhkan kesungguhan dari para pemilik gedung. Ia menyebut, penerapan efisiensi energi dan air memerlukan investasi awal, seperti penggunaan peralatan yang lebih hemat energi dan air.

"Perubahan perilaku para penghuni gedung juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program," imbuh dia.

Wahyu mendorong adanya kampanye yang serius serta evaluasi yang terukur melalui pengukuran kinerja secara berkala untuk memastikan pelaksanaan CAI berjalan optimal. Dengan demikian, kata dia, hasil penerapan efisiensi energi dan air di setiap gedung dapat dipantau secara nyata.

Lebih lanjut, ia menekankan, program CAI dapat diperluas hingga mencakup gedung-gedung nonpemerintah. Menurutnya, Pemprov DKI dapat memberikan insentif kepada pemilik gedung yang terbukti konsisten dalam menerapkan program tersebut.

Wahyu menambahkan, ketentuan mengenai pengembangan gedung hemat energi dan air dapat dimuat secara garis besar dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Selain itu, penghematan energi dan air serta desain bangunan yang semakin ramah lingkungan dapat menjadi masukan dalam penyusunan Jakarta Green Building Regulation.

“Dengan perkembangan teknologi dan desain bangunan yang lebih hijau, tentu ini bisa menjadi dasar penguatan regulasi bangunan hijau di Jakarta ke depan,” tegas dia.

Sekadar diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan program CAI mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen pada 2030 serta meningkatkan efisiensi energi dan air hingga 30 persen. Target tersebut dinilai penting mengingat sektor bangunan menyumbang sekitar 60 persen emisi di Jakarta.

Dengan dukungan internasional, Pemprov DKI berkomitmen menjadikan gedung-gedung pemerintah sebagai percontohan bangunan hijau guna mendorong transisi Jakarta menuju kota rendah karbon dan berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Luar Negeri
AS Akui Telah Kerahkan Senj...
Luar Negeri
PBB Serukan Tindakan Mendes...
Megapolitan
Korban Pungli Diganti Dua K...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.