Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandeng TNI Pasok 1 Juta Ton Beras, Bulog Bakal Gempur Bantuan Pangan untuk 33 Juta Warga

3 Rabu, 16 Sep 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Gandeng TNI Pasok 1 Juta Ton Beras, Bulog Bakal Gempur Bantuan Pangan untuk 33 Juta Warga Gandeng TNI Pasok 1 Juta Ton Beras, Bulog Bakal Gempur Bantuan Pangan untuk 33 Juta Warga Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

JAKARTA - Perum Bulog menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan beras kepada 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. 

"Bulog siap bergerak lebih cepat dan lebih masif dalam penyaluran bantuan pangan ini," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (15/9).

Dia mengatakan salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempercepat dan memasifkan penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat.

Kolaborasi itu dilakukan untuk memastikan bantuan pangan beras dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi menjelang peringatan HUT Ke-81 TNI.

Rizal mengaku sebelumnya pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi di Markas Besar TNI, Cilangkap.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi Bulog dan jajaran TNI dalam mendukung percepatan penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat.

“Kami melihat sinergi dengan TNI sangat penting untuk memastikan bantuan pangan pemerintah dapat segera diterima masyarakat di seluruh wilayah, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi lebih kuat,” ucap Rizal.

Menurutnya, dukungan jajaran TNI di berbagai daerah akan semakin memperkuat efektivitas pelaksanaan program, khususnya dalam memastikan proses penyaluran berjalan lancar hingga ke masyarakat penerima.

Percepatan penyaluran Bantuan Pangan ini sejalan dengan dukungan Presiden Prabowo terhadap hasil Rapat Koordinasi Terbatas terkait Pangan dalam rangka menghadapi potensi El Nino serta menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2027.

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dukungan terhadap penambahan bantuan pangan periode Oktober hingga Desember 2026 dengan total kuantum mencapai 1 juta ton beras untuk 33,2 juta penerima bantuan pangan (PBP) yang mencakup kelompok desil 1 sampai desil 4. Setiap penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras per bulan.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyetujui penambahan beras SPHP sebanyak 1 juta ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode September 2026 hingga Maret 2027.

Menurut Rizal kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.

"Sementara tugas Bulog memastikan seluruh penugasan tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar distribusi berjalan cepat, masif, tertib, dan tepat sasaran,” kata Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.