Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kehabisan Bekal, Evakuasi Tujuh Pendaki dari Gunung Nokolalaki Dievakuasi

📅 Senin, 14 Sep 2026, 15:59 WIB | Oleh:
Kehabisan Bekal, Evakuasi Tujuh Pendaki dari Gunung Nokolalaki Dievakuasi Doc: ANTARA/HO-Humas Kansar Palu
Ket. Para pendaki di Gunung Nokolalaki berhasil ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan, Minggu (13/9).

PALU -- Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh pendaki dari Gunung Nokolalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Sudah dipastikan, ketujuh orang pendaki dalam keadaan sehat," kata Kepala. Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, Minggu.

Ia mengemukakan operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.40 WITA dari kaki Gunung Nokolalaki bersama unsur terkait, menuju lokasi terakhir dimana para korban beristirahat.

Dari kegiatan pencarian tujuh orang itu ditemukan tim SAR gabungan sekitar Pukul 14.10 WITA pada koordinat 1°13'36.77"S 120° 9'22.71"E di Pos 3 Gunung Nokolalaki.

"Setelah para korban ditemukan, lalu dievakuasi ke posko dan diserahkan kepada pihak keluarga. Waktu tempuh dari titik penemuan korban ke posko SAR kaki Gunung Nokolalaki sekitar 75 menit dengan berjalan kaki," ujarnya.

Adapun tujuh orang pendaki tersebut atas nama Rani (18), Fahri (17), Farel (17), Ramadhan (25), Sigit (20), Deikal (18) dan Iman (17).

Sebenarnya dilaporkan 11 orang pada Sabtu (12/9) melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki sekitar pukul 07.00 WITA, rencananya mereka melanjutkan pendakian menuju puncak.

Namun, para pendaki kehabisan persediaan logistik makanan, sehingga belum dapat turun dari gunung dan hingga kini tujuh orang lainnya masih terjebak di gunung.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 Wita," ucap Rizal.

Adapun tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian, yakni personel Kansar Palu, Kelompok Pecinta Alam (KPA) di Kabupaten Sigi, pihak keluarga korban, dan masyarakat.

Setelah korban berhasil dievakuasi, kata dia, selanjutnya tim melakukan pertemuan singkat pada pukul 15.30 WITA dan operasi SAR dinyatakan selesai.

"Kami berterima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam kegiatan operasi. Kami mengimbau masyarakat yang melakukan kegiatan pendakian selalu memperhatikan kesiapan fisik maupun logistik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Nepal Kembali Disapa Banjir...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.